Kompas.com - 30/09/2015, 10:34 WIB
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Menanggapi petisi penolakan penjualan produk berbahan gading gajah di toko online-nya, Co-CEO Lazada Indonesia, Alexandre Dardy mengutarakan pendapatnya.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima KompasTekno, Selasa (29/9/2015), Alexandre mengatakan Lazada memiliki panduan dan proses yang diimplementasikan pada semua seller atau penjual pada platform marketplace kami, dan flora dan fauna yang dilindungi termasuk pada daftar produk yang dilarang.

Terkait dengan seller yang menjual produk berbahan gading gajah, Lazada memastikan bahwa mereka telah menghentikan penjualannya di situs web mereka. "Kami juga mengakhiri kontrak penjualan dengan seller yang bersangkutan," imbuh Alexandre.

Lebih lanjut, Alexandre berharap seller yang berjualan di platform Lazada.co.id untuk memenuhi persyaratan dengan semua peraturan lokal dan pemerintah, termasuk UU No. 5 tahun 1990.

"Penjual pada kasus ini (gading gajah) telah melanggar regulasi di Indonesia dengan menjual produk ini dan tindakan tegas telah diambil," ujarnya.

Alexandre juga berterima kasih atas tanggapan dan input yang diberikan oleh konsumen agar semua seller dapat memberikan yang terbaik. Ia juga menganjurkan kepada konsumen untuk dapat segera menghubungi Lazada apabila mereka memiliki tanggapan.

"Semua saran dan input mengenai produk yang dijual di website Lazada ditanggapi dan ditangani secara serius," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, netizen di Indonesia membuat petisi terhadap sejumlah situs jual-beli di Indonesia untuk menghentikan penjualan produk yang terbuat dari gading gajah.

Petisi tersebut dibuat oleh pengguna Change.org bernama Wisnu Wardhana, berkaca dari kasus gajah Sumatera yang ditemukan tewas dengan gading yang dicabut paksa pada minggu lalu, serta banyaknya gading gajah yang diperjual-belikan secara bebas di situs e-commerce di Indonesia, seperti Bukalapak.com, Lazada.co.id, dan Tokopedia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.