Indosat Ingin Rangkul Lebih Banyak "Mobile Commerce"

Kompas.com - 01/10/2015, 09:09 WIB
CEO sekaligus Presdir Indosat Alexander Rusli usai memberi sambutan di acara IWIC ke-9, Sabtu (13/6/2015) di Gedung Cendrawasih, JCC, Senayan. Fatimah KartiniCEO sekaligus Presdir Indosat Alexander Rusli usai memberi sambutan di acara IWIC ke-9, Sabtu (13/6/2015) di Gedung Cendrawasih, JCC, Senayan.
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indosat ingin bermitra dengan lebih banyak marketplace. Menurut CEO Indosat Alex Rusli, bisnis digital memang menjadi fokus operator bernuansa kuning tersebut.

"Nanti bisa tiga atau empat mobile commerce yang kami gandeng. Kan tidak semuanya bakal jadi. Tapi untuk berkembang harus kami dukung," kata Alex usai membuka rangkaian acara "Indosat IDByte 2015", Rabu (30/9/2015) di @america, Pacific Place.

Saat ini, Indosat telah bermitra dengan "Cipika". Marketplace tersebut menyediakan penjualan barang lintas kebutuhan layaknya Lazada, Zalora, dan Tokopedia.

Walau Cipika kerap disebut sebagai anak usaha Indosat, Alex lebih memilih menyebut model bisnis antar kedua perusahaan sebagai kemitraan.

"Modelnya kemitraan. Kami (Indosat) tidak membuat layanan penjualan. Tapi kami akan menggandeng mobile commerce yang lebih besar untuk sama-sama berkembang," ia menjelaskan.

Menurut Alex, masa depan bisnis semakin mengarah ke pemanfaatan teknologi. Untuk itu, sebagai layanan operator yang mengakomodir konektivitas, Indosat ingin pula berkontribusi pada bisnis berbasis internet.

"Banyak upaya yang kami lakukan untuk membangun ekosistem bisnis digital. Ada Internet.org untuk jangkauan internet ke pelosok, bundling headset supaya lebih banyak orang pakai internet dan dukungan ke startup," ia mengklaim.

Saat ini, Alex menganggap ekosistem startup perlu dorongan lebih dari pemerintah. Mulai dari infrastruktur yang mumpuni untuk mengundang minat investor hingga kebijakan yang lebih memudahkan pertumbuhan usaha rintisan berbasis digital.

"Karena masalah sekarang sudah tidak bisa diselesaikan dengan pola pikir lama. Dibutuhkan orang-orang kreatif dan teknologi mumpuni untuk berkolaborasi," ia menjelaskan.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X