Jangan Biarkan Google Maps Sedot Baterai Ponsel

Kompas.com - 06/10/2015, 08:28 WIB
Google Tampilan turn-by-turn navigation di Google Maps versi baru

KOMPAS.com - Google Maps adalah salah satu aplikasi yang paling banyak menyerap baterai smartphone. Sebab software yang menyusun layanan tersebut terhitung berat.

Pun begitu, ada solusi yang bisa dilakukan untuk mereduksi borosnya pemakaian baterai Maps. Berikut beberapa tips yang dihimpun KompasTekno, Minggu (4/10/2015) dari AndroidAuthority.

1. Nonaktifkan akses lokasi Google.

Fitur lokasi pada Android akan terhubung pada semua layanan yang mengakomodir informasi lokasi pengguna. Fitur tersebut merupakan kemampuan yang tertanam saat mengaktifkan Maps.

Untuk menghemat, sebaiknya setel pengaturan nonaktif untuk lokasi. Saat akan mencari alamat dengan Maps dari tempat Anda, barulah aktifkan lokasi untuk mempermudah.

2. Hapus data tersembunyi (cache) di Google Maps.

Cache pada aplikasi sebenarnya memudahkan pengguna. Dengan data yang tersimpan, pengguna tak harus menggulir ulang data yang dibutuhkan ketika membuka Maps.

Pun begitu, data tersembunyi ini akan meraup banyak daya ponsel. Karena, walau aplikasi sedang tak dibuka, ponsel akan tetap menjalankan data aplikasi tersembunyi tersebut dengan mengambil energi baterai.

3. Turunkan versi Google Maps.

Semakin diperbarui, Maps semakin pintar dan kaya fitur. Tentu pengguna akan dimudahkan pula. Masalahnya, hal tersebut yang membuat software semakin berat dan menjadikan baterai cepat lelah.

Maka tak ada salahnya menggunakan Maps versi lama. Asalkan kebutuhan pengguna hanya sebatas mencari alamat lewat layanan tersebut.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorWicak Hidayat
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X