Kompas.com - 07/10/2015, 15:37 WIB
|
EditorReza Wahyudi

Samsung juga dinilai memiliki sedikit layanan dan software yang bisa menggaet minat konsumen, namun juga tidak gampang ditiru. Karena itulah Samsung meluncurkan platform pembayaran Samsung Pay yang diharakan bisa mengatasi masalah di atas.

Mengembalikan kepercayaan investor

Selain smartphone, bisnis semikonduktor (chipset) Samsung juga menjadi juru selamat. Selama lima kuartal berturut-turut, bisnis tersebut menjadi penyumbang keuntungan terbesar bagi Samsung.

Seperti diketahui, chipset buatan Samsung bukan hanya dipakai oleh smartphone-smartphone buatannya saja, melainkan juga smartphone vendor lain, termasuk Apple.

Kekurangan pemicu pertumbuhan, Samsung kini menghadapi tekanan untuk mendongkrak pengembalian modal agar kepercayaan para pemegang saham kembali.

"Buyback saham setidaknya akan mengirim pesan bahwa perusahaan masih memikirkan para investornya," ujar Kim Hyun-su.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Reuters

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.