Amazon Punya Satpam Maya untuk Awasi Aplikasi

Kompas.com - 08/10/2015, 15:51 WIB
Chief Evangelis AWS Jeff Barr Fatimah Kartini BohangChief Evangelis AWS Jeff Barr
|
EditorReza Wahyudi

LAS VEGAS, KOMPAS.com - Inovasi bisnis digital semakin beragam. Software penyusunnya pun semakin kompleks.

Hal tersebut berbanding lurus dengan kemungkinan gangguan pada sistem keamanan aplikasi yang semakin beragm. Menyadari hal tersebut, Amazon Web Service (AWS) menghadirkan satpam maya yang dinamai "Amazon Inspector".

Layaknya satpam, Inspector akan menjaga keamanan sistem sembari menyodorkan informasi terkait beberapa kemungkinan gangguan yang bisa menyerang aplikasi.

Pun begitu, Inspector tak siaga setiap saat. "Inspector akan bekerja pada durasi tertentu yang disetel manual oleh pengguna," kata Chief Evangelist AWS Jeff Barr, usai keynote pertama konferensi tahunan "AWS Re:Invent 2015", Rabu (7/10/2015), Las Vegas, AS.

Untuk mengaktifkan fitur keamanan tersebut, pengguna dapat mengakses AWS Management Console. Setelahnya, pengguna harus mengisi formulir lengkap tentang seluk-beluk aplikasi.

Antara lain jenis aplikasi dan jenis software apa saja yang digunakan dalam menyusun aplikasi. Setelah itu baru Inspector mulai bekerja. Cara kerjanya otomatis, layaknya software antivirus di smartphone atau laptop.

Tugas utama Inspector antara lain memonitor sistem jaringan, mengontrol komunikasi antar software AWS yang menyusun aplikasi, mengontrol komunikasi antara aplikasi dan pihak eksternal, serta mengamati pemrosesan data.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika data yang dikumpulkan terbukti aman setelah dianalisa, Inspector tak akan bereaksi apa-apa. Jika ditemukan beberapa potensi yang membahayakan software, Inspector akan mengumpulkan potensi-potensi tersebut dalam satu wadah yang dinamai "findings".

Inspector juga bakal menyertakan laporan komperhensif tentang bug atau komponen apapun yang mengancam keamanan aplikasi. Menurut Principal Solutions Architect AWS Matt Tavis, segala inovasi yang ditelurkan AWS merupakan jawaban atas respon konsumer.

"95 persen dari seluruh produk AWS berasal dari permintaan konsumer," ia menjelaskan. Ke depan, kata dia, AWS bakal terus berfokus pada penanggulangan isu keamanan software.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X