Terlalu Percaya Peta Waze, Wanita Tewas Tertembak

Kompas.com - 09/10/2015, 14:14 WIB
Ilustrasi KOMPASIlustrasi
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Akibat terlalu percaya dengan petunjuk jalan yang diberikan oleh aplikasi pemetaan Waze, seorang wanita berusia 70 tahun tewas tertembak di Brasil.

Ceritanya, menurut laporan CNN yang dirangkum KompasTekno, Jumat (9/10/2015), pada Sabtu minggu lalu sang nenek bernama Regina Murmura itu naik mobil bersama suaminya, Francisco (69) dengan niat mengunjungi sebuah daerah wisata di kota Niteroi, dekat kota Rio De Janeiro.

Akan tetapi, aplikasi peta Waze yang diandalkan sebagai penunjuk jalan justru mengarahkan mereka ke sebuah favela (pemukiman kumuh) berbahaya di kota Niteroi yang kebetulan memiliki nama sama dengan daerah tujuan Regina dan Francisco.

Di sinilah kemalangan terjadi. Tanpa penyebab yang jelas, seseorang tiba-tiba memberondong mobil pasangan lanjut usia tersebut dengan senjata api. Sebanyak 20 peluru mengenai mobil. Francisco berhasil melarikan mobil ke tempat aman, tapi Regina tewas diterjang timah panas.

Pihak Waze menyatakan duka cita mendalam atas kejadian yang dialami Francisco dan Regina.

"Sayangnya, sulit mencegah pengemudi salah arah menuju daerah berbahaya kalau memang nama daerah itu yang mereka tuju," tulis Waze dalam sebuah pernyataan.

Meski begitu, Francisco ngotot menyalahkan Waze.

"Aplikasi ini (Waze) yang bertanggung jawab atas semuanya. Aplikasi Waze lah yang menuntun kami ke sana. Saya tak memiliki keraguan bahwa memang mereka yang bertanggung jawab," ujar Francisco.

Polisi Brasil mengaku masih belum mengetahui motif penembakan tersebut. Yang jelas, kota-kota di Brasil memang dikenal banyak memiliki favela. Di kota Rio De Janeiro, misalnya, 1,4 juta warga atau seperlima penduduknya tinggal di daerah favela.

Geng-geng pengedar narkoba yang bersenjata api merajalela di pemukiman-pemukiman kumuh berbahaya ini. Beberapa favela juga berbatasan langsung dengan daerah wisata sehingga berbahaya bagi turis yang nyasar karena mengikuti GPS, seperti dialami pasangan Murmura.

Perihal keamanan tersebut menjadi perhatian karena Brasil akan menjadi tuan rumah Olimpiade 2016, tahun depan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X