Kompas.com - 11/10/2015, 08:19 WIB
Presiden Direktur Indosat, Alexander Rusli berfoto bersama para peemenang hackathon di ajang IWIC Indosat 2015 di Jakarta, Sabtu (10/10/2015). Reska K. Nistanto/KOMPAS.comPresiden Direktur Indosat, Alexander Rusli berfoto bersama para peemenang hackathon di ajang IWIC Indosat 2015 di Jakarta, Sabtu (10/10/2015).
|
EditorOik Yusuf
JAKARTA, KOMPAS.com — Ajang kompetisi coding (pembuatan aplikasi) yang digawangi oleh operator seluler Indosat, yaitu Hackathon yang juga merupakan rangkaian Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) 2015, memasuki babak akhir dengan diumumkannya para pemenang kompetisi.

Dalam acara Hackathon yang digelar di Jakarta, Sabtu (10/10/2015), aplikasi buatan pengembang asal Yogyakarta, "Temu Jasa", berhasil menyabet gelar sebagai aplikasi terbaik dan mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp 12 juta dari Indosat.

Temu Jasa merupakan platform mobile digital yang mempertemukan penyedia dan pencari jasa kebutuhan rumah tangga sehari-hari, seperti cleaning service, renovasi, hingga sedot WC.

Aplikasi terbaik kedua yang dipilih oleh juri Hackathon adalah aplikasi pariwisata "Smart Tour" buatan pengembang asal Bandung. Sementara aplikasi terbaik ketiga adalah aplikasi pengawasan anak, "iWatchYou" yang dibuat oleh pengembang asal Yogyakarta.

"Kami bangga melihat semangat peserta Hackathon tahun ini dan berharap mereka terus berinovasi membuat karya yang bernilai manfaat bagi masyarakat," ujar Presiden Direktur Indosat Alexander Rusli saat acara pengumuman.

Kompetisi Hackathon tahun ini diikuti oleh 120 peserta yang terbagi dalam 50 tim. Peserta tersebut terdiri atas startup lokal dan anak-anak muda dari wilayah Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Madura, dan Pontianak.

Kategori yang dilombakan terdiri atas kategori komunikasi, gaya hidup, edukasi, multimedia dan game, utilities, kategori khusus untuk perempuan, dan terakhir adalah inbound tourism.

Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang berlatar belakang profesional di bidang teknologi informasi dan dari perwakilan Indosat.

Penilaian didasarkan pada konsep aplikasi yang baik bagi pengguna dan industri, bisa berjalan di smartphone, memiliki nilai bisnis dan edukasi, serta derajat interaksi dengan user.

Ke depannya, Presiden Direktur Indosat berharap Hackathon yang merupakan rangkaian dari IWIC ini bisa dibawa ke ajang yang lebih tinggi di tingkat internasional.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Software
Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

e-Business
20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

Software
Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

e-Business
Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Hardware
Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Software
TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

Software
iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

Hardware
Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Software
Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Gadget
Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Gadget
YouTube Luncurkan 'Most Replayed', Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

YouTube Luncurkan "Most Replayed", Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

Software
Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

e-Business
Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.