Contek Karya Universitas, Apple Terancam Denda Rp 11 Triliun

Kompas.com - 15/10/2015, 14:26 WIB
Logo Apple di Bill Graham Ciciv Auditorium, San Francisco, AS. The VergeLogo Apple di Bill Graham Ciciv Auditorium, San Francisco, AS.
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Otak pemrosesan di iPhone disebut mencontek karya yang sudah dipatenkan milik Universitas Wisconsin-Madison, Amerika Serikat. Akibatnya, Apple terancam membayar denda sebesar 862 juta dollar AS atau sekitar Rp 11,5 trilun.

Keputasan pengadilan di Madison, Wisconsin menyatakan bahwa pelanggaran paten tersebut meliputi metode yang dipakai untuk membuat prosesor bisa bekerja dengan efektif. Apple menerapkannya untuk membuat prosesor yang ada dalam chipset A7, A8, dan A8X.

Dilansir KompasTekno dari Phone Arena, Kamis (15/10/2015), tim hukum Apple kini tengah berupaya meyakinkan hakim bahwa paten yang dipermasalahkan itu tidak valid.

Mereka pun meminta Kantor Paten dan Merek Dagang untuk menyelidikinya. Namun permintaan penyelidikan ini ditolak oleh departemen tersebut.

Saat ini, chipset yang terkena gugatan hukum itu masih digunakan dalam produk Apple. Chipset A7 masih dipakai dalam iPhone 5S, sedangakn A8 masih dipakai dalam iPhone 6, 6 Plus dan iPad mini 4. Sedangkan A8X ada di dalam iPad Air 2.

Masalah gugatan ini bisa jadi berkembang lebih parah. Pasalnya, Wisconsin Alumni Research Foundation yang membuka kasus ini, sudah mengajukan tuntutan hukum baru terkait chipset A9 dan A9X. Keduanya dipakai sebagai otak pada iPhone 6S, 6S Plus, dan iPad Pro.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.