Ketahuan Maling Data, Ratusan Aplikasi Dihapus Apple

Kompas.com - 21/10/2015, 08:31 WIB
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Apple telah menghapus sejumlah aplikasi dari App Store-nya setelah riset yang dilakukan oleh firma keamanan menunjukkan bahwa ratusan aplikasi iOS ternyata bisa mengakses data pribadi penggunanya.

Dikutip KompasTekno dari Mashable, Selasa (20/10/2015), peneliti di firma keamanan SourceDNA mengatakan mereka menemukan sebanyak 256 aplikasi yang melanggar panduan keamanan yang ditetapkan oleh Apple.

Pelanggaran tersebut berupa penggunaan software yang bisa dipakai untuk mengumpulkan data-data sensitif yang bersifat pribadi, termasuk email dan nomor identitas perangkat mereka.

Berasal dari China

SourceDNA tidak merinci satu per satu nama-nama aplikasi tersebut, namun mengatakan kebanyakan adalah buatan pengembang dari China.

Sumber dari permasalahn tersebut menurut SourceDNA adalah software development kit (SDK) yang dimiliki oleh perusahaan iklan China, Youmi.

SDK iklan Youmi jika dipakai oleh developer bisa mengambil data seperti alamat email, nomor serial perangkat dan daftar aplikasi yang diunduh pengguna iOS.

"Data-data yang dikumpulkan oleh SDK tersebut kemudian diunggah ke server milik Youmi sendiri," demikian pernyataan SourceDNA.

Diunduh Sejuta Kali

Dalam pernyataannya, Apple mengaku telah menemukan sejumlah aplikasi yang menggunakan SDK yang dimaksud, yang memang telah melanggar aturan keamanan yang telah ditetapkan Apple.

"Aplikasi yang menggunakan SDK Youmi akan dihapus dari App Store, aplikasi baru yang di-submit ke App Store dengan SDK ini juga akan ditolak," demikian pernyataan Apple.

SourceDNA mengatakan 256 aplikasi tersebut telah diunduh sebanyak 1 juta orang. Walau angka tersebut tergolong kecil untuk ukuran App Store, mereka takut langkah yang sama bakal dipakai pihak-pihak lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Mashable



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.