Sony Bersiap Caplok Pabrik Sensor Kamera Toshiba?

Kompas.com - 26/10/2015, 13:39 WIB
Modul lensa kamera utama di bagian belakang Sony Xperia Z3. Terukir logo seri G Lens yang dikembangkan bersama pabrikan optik Carl Zeiss, ukuran sensor 1/2,3 inci serta resolusi sensor sebesar 20,7 megapixel yang diusungnya. Lampu flash LED bertengger di bawah lensa. Reska K. Nistanto/KompasTeknoModul lensa kamera utama di bagian belakang Sony Xperia Z3. Terukir logo seri G Lens yang dikembangkan bersama pabrikan optik Carl Zeiss, ukuran sensor 1/2,3 inci serta resolusi sensor sebesar 20,7 megapixel yang diusungnya. Lampu flash LED bertengger di bawah lensa.
|
EditorOik Yusuf
KOMPAS.com - Toshiba dikabarkan sedang dalam pembicaraan intensif dengan Sony untuk menjual bisnis sensor gambarnya senilai 165 juta dollar AS (sekitar Rp 2,2 triliun). Rencana tersebut adalah bagian dari restrukturisasi dalam tubuh Toshiba.

Toshiba akan menawarkan pabrik sensor gambarnya yang ada di wilayah selatan Jepang. Dengan menjual fasilitas tersebut, Toshiba nantinya akan lebih fokus ke bisnis memori flash NAND.

Saat ini, pangsa pasar sensor buatan Toshiba adalah kurang dari 2 persen, sementara Sony telah mencapai 40 persen. Dengan membeli pabrik sensor milik Toshiba, maka Sony bisa memperkuat posisinya dan berkompetisi dengan Samsung yang lebih kompetitif di segmen CMOS.

Sensor gambar (foto) kini menjadi bisnis yang populer mengikuti tren penjualan smartphone yang kian meningkat. Banyak vendor smartphone yang membutuhkan sensor yang bagus untuk mendongkrak kemampuan kameranya.

Sensor buatan Sony termasuk yang banyak dipakai oleh model-model smartphone kelas atas, seperti Nexus 6P, sejumlah smartphone Samsung Galaxy, dan LG G4.

Menurut sumber yang dekat dengan permasalahan ini kepada Bloomberg, Minggu (25/10/2015), dan dikutip KompasTekno, pembicaraan antar keduanya sudah dalam tahap akhir dan kesepakatan bisa diumumkan dalam minggu-minggu ini.

Toshiba sendiri sedang berusaha mengembalikan bisnisnya setelah terlibat skandal keuangan berupa penggelapan dana 1,3 miliar dollar AS dari keuntungan yang dilaporkan perusahaan selama tujuh tahun.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Bloomberg
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.