Kompas.com - 26/10/2015, 22:32 WIB
EditorOik Yusuf

KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo (Jokowi) membatalkan rencana kunjungannya ke daerah pusat teknologi Silicon Valley, dekat kota San Francisco, Amerika Serikat (AS), yang semula dijadwalkan pada 27-29 Oktober 2015.

Pembatalan itu membuat agenda Presiden Jokowi ke Washington DC, AS, sampai Senin pagi waktu setempat jadi hanya sampai 27 Oktober 2015.

Pembatalan rencana tersebut sekaligus diumumkan di depan media menjelang Presiden Jokowi memberikan keterangan pers saat ia menelepon Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan.

"Saya akan batalkan perjalanan ke San Francisco karena banyak keluhan di masyarakat. Saya akan balik langsung menuju Palangkaraya atau Sumsel, Palembang," katanya kepada Luhut melalui sambungan telepon, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Antara, Senin (26/10/2015).

Semula Presiden Jokowi dan rombongan akan berangkat ke Bandara Internasional San Francisco pada Selasa sore besok.

Dengan begitu, Presiden Jokowi membatalkan sejumlah agenda yang terkait dengan dunia teknologi AS, di antaranya santap pagi dengan Ventures Capital, yakni Sequoia Capital, Accel, Kliener, Perkins Caufield Briers, Tiger Global, Andreessen Horowitz, dan Coatue Management. Adapun start up Indonesia yang semula akan mengikuti kegiatan tersebut yakni Tokopedia, Go-jek, Traveloka, Kaskus, dan Matahari Mall.

Presiden Jokowi semula juga akan ke Museum Sejarah Komputer dan melakukan greetings dengan CEO Microsoft, Satya Nadella.

Selain itu, Presiden Jokowi semula akan berkunjung ke Facebook Headquarter, Googleplex, dan Kantor Marvell Technology Group (MTG).

Kunjungan ke San Francisco semula akan diakhiri dengan bertemu CEO Apple Inc.

Kemudian, pada pukul 14.10 waktu setempat, Presiden dan rombongan semula dijadwalkan lepas landas dari Bandara Internasional Honolulu menuju Jakarta melalui Pangkalan Udara Andersen Air Force Base, Guam, dengan pesawat kepresidenan Indonesia-1. Penerbangan yang ditempuh dari Honolulu ke Guam sekitar 7 jam 50 menit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.