Dekati China, Zuckerberg Pidato Dalam Bahasa Mandarin

Kompas.com - 27/10/2015, 20:53 WIB
CEO Facebook Mark Zuckerberg saat berpidato di Tsinghua University, Beijing FacebookCEO Facebook Mark Zuckerberg saat berpidato di Tsinghua University, Beijing
|
EditorOik Yusuf
KOMPAS.com - Chief Executive Officer (CEO) Facebook Mark Zuckerberg sedang mengunjungi China. Di negeri Tirai Bambu itu, dia unjuk gigi dengan berpidato bahasa Mandarin selama kurang lebih 20 menit.

Zuckerberg tampil sederhana seperti biasanya, dengan setelan kaus abu-abu dan celana jins. Orang nomor satu Facebook ini berdiri di hadapan mahasiswa-mahasiswi Universitas Tsinghua di Beijing, bicara tentang betapa pentingnya memiliki misi untuk mengubah dunia.

"Saya baru saja melakukan pidato pertama Saya dalam bahasa Mandarin di Universitas Tsinghua, Beijing. Ini juga merupakan pidato pertama saya dalam bahasa lain, yang menceritakan bagaimana Saya mulai memikirkan misi Facebook, hal yang membuat saya bertahan di situasi sulit, dan apa makna misi tersebut ketika kami sudah memiliki komunitas berisi 1,5 miliar orang," tulisnya saat menggunggah video pidato tersebut di akun Facebook resminya.

sebagaimana dilansir KompasTekno dari Forbes, Selasa (27/10/2015), Zuckerberg memang sudah mempelajari bahasa Mandarin selama beberapa tahun. Sebelum pidato ini, dia juga sempat mengejutkan publik ketika menggunakan bahasa Mandarin untuk mengisi sesi tanya jawab di universitas serupa, pada Oktober tahun lalu.

Dekati China

Zuckerberg mengatakan bahwa motivasinya mempelajari bahasa adalah agar bisa berkomunikasi dengan nenek dari istrinya, Priscilla Chan. Di sisi lain, kemampuan bahasa tersebut juga bisa membantunya untuk mendekati pasar China.

Facebook sendiri baru membuka sebuah kantor pemasaran di Beijing pada Mei lalu. Mereka mengincar para pebisnis lokal yang berminat memperluas jangkauannya ke pasar lain di luar China, meski Facebook sendiri tetap diblokir di Negeri Tirai Bambu.

Pemblokiran Facebook sudah diterapkan oleh pemerintah China sejak 2009. Sebabnya, antara lain, adalah karena jejaring sosial tersebut dulu kerap digunakan sebagai alat komunikasi oleh aktivis, termasuk saat terjadi kerusuhan di Urumqi.

Usaha Facebook mendekati China dengan berbahasa Mandarin, meski masih dengan aksen Amerika yang kental dan sedikit sulit dimengerti oleh warga negeri itu, agaknya telah mulai membuahkan hasil.

Usai berpidato di Universitas Tsinghua yang terkenal sebagai ekuivalen kampus teknologi MIT (Massachusetts Institute of Technology) di China tersebut, dia ditunjuk sebagai anggota dewan penasehat studi ekonomi dan manajemen Tsinghua.

Pada September lalu, ketika berkunjung ke Silicon Valley, AS, Presiden China Xi Jinping juga dilaporkan lebih banyak menghabiskan waktu berbincang dengan Zuckerberg dibanding para petinggi perusahaan teknologi lain. Sebabnya tak lain karena kepiawaian Zuckerberg berbahasa Mandarin.

Nah, seperti apa kemampuan Zuckerberg dalam berbahasa Mandarin? Anda bisa menyaksikannya dalam video berikut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Forbes
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X