Keseruan Game "Duel Otak" yang Sedang Digandrungi

Kompas.com - 28/10/2015, 13:29 WIB
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan, mulai sering muncul gambar pemindaian yang menunjukkan skor permainan "Duel Otak". Di Twitter, gambar-gambar serta komentar atas permaianan tersebut bisa dicek lewat tagar #duelotak.

Game adu kecerdasan yang baru dirilis di Indonesia pada pertengahan 2015 tersebut tampaknya tengah digandrungi. Apa serunya?

Secara garis besar, mekanisme bermain duel otak mirip kuis "Who Wants To Be a Millionaire" yang sempat populer di Indonesia dan dibawakan oleh presenter Tantowi Yahya.

Duel Otak merangsang kemampuan pikir pemain dengan pertanyaan-pertanyaan tentang pengetahuan umum pada kategori tertentu. Pemain bisa memilih kategori yang diinginkan.

Duel Otak Duel Otak
Misalnya tentang musik, film, sejarah, agama, tumbuhan, hewan, kesehatan, buku, olahraga, teknologi hingga pengetahuan umum seputar dunia.

Permainan dibagi menjadi dua mode. Yakni mode "Klasik" dan "Taktis". Pada mode Klasik, pemain tak bisa memilih alat bantu untuk menjawab pertanyaan.

Sebaliknya, pada mode Taktis, pemain diperkenankan memilih alat bantu. Ada tiga alat pilihan yang tersedia, yakni "50:50", "Presentasi" dan "Dua Pilihan".

Nah yang paling membedakan Duel Otak dengan "Who Wants To Be a Millionaire", sekaligus yang paling menarik dari game ini adalah kemampuan menantang dan ditantang teman untuk adu kecerdasan.

Duel Otak Duel Otak
Pemain bisa mengundang teman untuk janjian berduel di waktu-waktu tertentu. Perekrutan teman bisa melalui nama user yang didaftarkan pada game atau melalui Facebook. Pemain juga bisa memilih lawan acak yang akan dipilihkan oleh Duel Otak.

Setelah menerima tantangan atau menantang teman, pemain bisa mulai beradu. Ada total 18 pertanyaan yang diadukan. Tiap tiga pertanyaan, pemain secara bergantian memilih kategori pertanyaan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.