Kompas.com - 04/11/2015, 17:37 WIB
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Awal Oktober lalu, Kazuo Hirai, CEO Sony, mengeluarkan pernyataan yang cukup mengejutkan. Ia menyatakan akan mempertimbangkan pilihan lain untuk bisnis smartphone, apabila gagal mencapai keuntungan.

Pernyataan tersebut banyak diartikan sebagai pernyataan resmi Sony untuk mundur dari dunia smartphone, apabila divisi Xperia, nama seri gadget mobile Sony, terus merugi.

Akan tetapi, menurut Jason Smith, Director and Market Head di Sony Mobile Communications Indonesia, penilaian dari berbagai pihak itu tidaklah benar. Smith dengan tegas menyatakan bahwa Sony Mobile akan terus beroperasi dan merilis berbagai produk baru.

"Tidak benar bahwa Sony akan keluar dari bisnis mobile. Itu hanya spekulasi," ujar Smith kepada KompasTekno di sela-sela acara peluncuran Xperia Z5 di Jakarta, Rabu (4/11/2015).

Sony sendiri punya strategi untuk kembali ke jalur "kemenangan" di dunia mobile. Perusahaan asal Jepang ini dikatakan tidak akan lagi merilis perangkat low-end. Menurut Smith, Sony akan berfokus ke pasar perangkat menengah ke atas.

Tentu saja, harapannya agar margin profit yang didapatkan semakin besar. Selain itu, saat ini pasar kelas bawah pun sudah sesak dipenuhi perangkat dari produsen lain. Sehingga sedikit sulit untuk bersaing ke pasar tersebut.

Ponsel premium pun, masih menurut Smith, akan memberikan keuntungan tersendiri bagi Sony. Pasalnya, mereka bisa dengan gampang memasukkan berbagai fitur papan atas di perangkat itu, tanpa harus memikirkan masalah harga.

"Contohnya, kita bisa memasukkan fitur kamera terbaik dan juga fitur game PlayStation di perangkat premium," katanya.

Saat ini, Sony Mobile tampaknya sudah menjalankan strategi tersebut. Hal tersebut terbukti dari harga perangkat termurah yang dijualnya ada di kisaran harga Rp 1,8 juta.

"Untuk ke depannya, kami akan merilis smartphone premium lain. Tunggu saja," pungkas Smith.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.