Kompas.com - 11/11/2015, 10:17 WIB
Bagian belakang perangkat bisa dibuka Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.comBagian belakang perangkat bisa dibuka
Penulis Deliusno
|
EditorWicak Hidayat

Beralih ke bagian belakang. Mulai dari atas ke bawah, pengguna bisa menemukan lensa kamera beserta lampu kilat dual LED, kemudian logo Hisense tepat di tengah casing, serta tulisan "PureShot Plus by Hisense. Life Reimagined". Di sebelahnya, terdapat logo audio Dolby, menandakan perangkat ini sudah disertifikasi dengan teknologi Dolby.


Casing belakang ini bisa dibuka. Di baliknya, terdapat baterai 2.500 mAh yang dapat dicopot, slot dual-SIM (ukuran standar), dan slot kartu memori microSD.

Sayangnya, casing belakang ini terbuat plastik. Ketika dicopot, bagian ini terasa lembek dan seperti mudah patah.

Kekurangan yang terasa dari material itu sedikit ditebus dengan penggunaan metal di bagian rangkanya. Meski menggunakan bahan plastik di bagian belakangnya, PureShot+ masih terasa kokoh.

Hisense PureShot+ mendukung band jaringan 4G LTE dari semua operator seluler Indonesia. Ia mendukung FDD Band 2 (1.900 MHz), 3 (1.800 MHz), 5 (850 MHz), 8 (900 MHz); dan TDD band 40 (2.300 MHz).

Smartfren sendiri menggunakan TDD band 40 dan FDD band 5. Sementara itu, operator seluler lainnya menggunakan FDD band 3 dan 8.

Hisense Tampilan Hisense Pureshot

Hisense PureShot+ berjalan di sistem operasi Android 5.0.2 Lollipop. OS mobile itu dipercantik dengan tampilan antarmuka buatan sendiri yang dinamakan Vision 2.0.

Hisense menyediakan dua jenis tampilan pada Vision 2.0, tampilan standar dan sederhana.

Tampilan standar memperlihatkan antarmuka Android pada umumnya. Sedangkan, sederhana membuat tampilan perangkat bergaya kotak-kotak, mirip dengan Windows Phone. Bedanya, pengguna tidak bisa mengatur ukuran kotak.

Oh ya, dalam Vision 2.0 ini jangan harap bisa menemukan App Drawer yang biasa ada di Android lain. Hisense sudah meniadakannya sehingga semua aplikasi akan langsung tertata di halaman depan ponsel.

Spesifikasi dan kinerja

Hisense PureShot+ dibekali dengan chipset Snapdragon 615, prosesor octa-core  Cortex A53 (4 x 1 GHz dan 4x 1,5 GHz), GPU Adreno 405, dan RAM 2 GB.

Dengan kombinasi hardware seperti itu, kinerja ponsel ini sama sekali tidak mengecewakan saat diajak bekerja atau bermain game. Untuk multitasking, seperti membuka web lalu copy-paste dan mengetik di aplikasi WPS Office bisa dilakukan dengan cepat.

Besarnya layar perangkat ini membuat desain keyboard virtual yang dihadirkan perangkat tersebut juga membesar. Akibatnya, mengetik jadi lebih mudah dan typo jarang terjadi.

Begitu pula sosial media Path, Instagram, Twitter, Facebook, atau Periscope. Rata-rata aplikasi bisa berjalan tanpa mengalami force closed atau freeze di di tengah jalan.

KompasTekno mencobanya untuk bermain sejumlah game, seperti Commute, Jetpack Joyride, dan Clash of Clans. Semuanya sama-sama berjalan mulus.

Hanya saja, suhu ponsel akan meningkat ketika perangkat bekerja keras, seperti bermain game atau menonton video. Area panas terletak di bagian belakang, di bawah kamera. Tampaknya, SoC perangkat tersebut memang terletak di bagian tersebut.

Saat KompasTekno mencoba memainkan game selama 10 menit, suhu meningkat sekitar 5 derajat Celcius, dari 32 derajat menjadi 37 derajat.

Seluruh kineja tersebut ditopang oleh baterai Lithium ion berkapasitas 2.500 mAh. Kapasitas itu memang terasa kurang besar, ternyata cukup untuk menghidupi Hisense PureShot+ selama kurang lebih 8-10 jam.

Dengan catatan, hanya memakainya untuk pemakaian wajar, seperti media sosial, browsing, mengetik, pesan teks seperti WhatsApp, dan foto tanpa flash. Itupun tidak secara non-stop.

Apabila perangkat digunakan secara non-stop untuk menonton, browsing, dan bermain game, baterai tersebut hanya mampu menopang hidup perangkat selama 5 jam 20 menit saja.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.