Kompas.com - 12/11/2015, 10:14 WIB
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com — Mitsubishi Aircraft Corporation, anak usaha Mitsubishi yang bergerak di bidang produksi pesawat terbang, pada Rabu (11/11/2015) melakukan penerbangan perdana pesawat jet pertama buatannya, Mitsubishi Regional Jet (MRJ).

Penerbangan perdana (maiden flight) MRJ dilakukan di sebuah bandara di Nagoya, Jepang. Pesawat mengangkasa pada pukul 09.37 waktu setempat. Dua pilot dengan pengalaman militer disebut pihak Mitsubishi menerbangkan MRJ.

Satu pilot adalah mantan pilot Angkatan Udara Bela Diri Jepang dan satu lagi adalah pilot Angkatan Laut Bela Diri Jepang.

Melalui penerbangan perdana itu, Mitsubishi bertujuan mengenali karakteristik dasar pesawat, seperti saat menanjak, menurun, atau saat berbelok.

Kyodo/Reuters Kru Mitsubishi yang melakukan misi penerbangan perdana Mitsubishi Regional Jet berkumpul sebelum melaksanakan penerbangan di Nagoya, Jepang, Rabu (11/11).
MRJ adalah hasil kolaborasi antara Mitsubishi Heavy Industries dengan Toyota Motor Corporation, yang desainnya dibantu oleh Fuji Heavy Industries, anak usaha Toyota. Pesawat memiliki kapasitas tempat duduk 70-90 penumpang.

Pesawat ini menjadi pesawat pertama yang didesain dan diproduksi di Jepang setelah NAMC YS-11 yang gagal dan merugi pada tahun 1960-an.

Seperti penerbangan perdana lainnya, semua bagian pesawat yang bergerak, seperti roda pendaratan dan flap, akan berada dalam posisi tetap. Thrust reverser juga tidak dipakai.

Pesawat tes pertama Mitsubishi (First Test Aircraft/FTA1) diluncurkan pada Oktober lalu, dan dicat dengan livery khas Mitsubishi, yaitu warna merah, hitam, dan emas. MRJ diketahui menggunakan mesin buatan Pratt & Whitney PW1200G.

Dikutip KompasTekno dari Flight Global, Mitsubishi akan menggunakan lima pesawat dalam pengujian yang akan berlangsung selama 2.500 jam itu.

MRJ masih memiliki waktu sekitar 1,5 tahun untuk menyelesaikan pengujian dan sertifikasi, sebelum mulai pengiriman kepada pemesan pada kuartal kedua pada 2017 nanti.

Mitsubishi sendiri mengklaim hingga kini telah menerima firm order sebanyak 223 pesawat, dengan opsi pembelian sebanyak 184 pesawat lagi dari klien mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.