Kompas.com - 14/11/2015, 10:43 WIB
Tim medis Perancis bergegas mengevakuasi warga dari sebuah restoran yang berada tak jauh dari lokasi penembakan, Jumat (13/11/2015). AFPTim medis Perancis bergegas mengevakuasi warga dari sebuah restoran yang berada tak jauh dari lokasi penembakan, Jumat (13/11/2015).
Penulis Deliusno
|
EditorDeliusno
KOMPAS.com - Jejaring sosial Facebook telah mengaktifkan fitur "Safety Check" sebagai respon atas serangan di Paris, Perancis, pada Jumat (13/11/2015).

Serangan tersebut berupa penembakan dan bom bunuh diri. Pejabat Perancis menyatakan, sedikitnya 153 orang tewas dalam penembakan dan pengeboman di Paris dan Saint-Denis, tempat stadion Stade de France berada.

Fitur Safety Check memungkinkan pengguna di daerah yang terkena serangan untuk melaporkan statusnya. Yakni, apakah selamat dari serangan atau tidak.

Jika pengguna berada di daerah serangan, sistem Facebook secara otomatis akan mengirimkan notifikasi. Kira-kira, isi notifikasi itu seperti ini, "Apakah Anda baik-baik saja? Tampaknya Anda berada di area serangan di Paris".

Kemudian, jika aman, pengguna bisa memilih pesan "saya aman".

Facebook Fitur Safety Check di Facebook

Apabila si pengguna memilih pesan "aman", sistem secara otomatis akan mengirimkan notifikasi kepada semua kontak yang ada di akunnya. Isinya, menyatakan bahwa si pengguna dalam keadaan baik-baik saja.

Pengguna juga bisa langsung mengunjungi situs Safety Check untuk melihat status teman-teman yang ada di area terdampak serangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, teman-teman Facebook si pengguna bisa berkontribusi untuk meng-update status, jika ia mengetahui keadaan teman yang ada di daerah serangan.

Fitur Safety Check sendiri sebenarnya dikembangkan sebagai sistem informasi saat terjadi bencana, seperti gempa bumi atau banjir. Akan tetapi, untuk kasus serangan kali ini, Facebook sedikit memodifikasinya.

Fitur tersebut diperkenalkan untuk pertama kalinya pada tahun 2014. Kala itu, Facebook menyatakan terinspirasi dengan peristiwa bencana gempa bumi yang menimpa Jepang di tahun 2011.

Safety Check sudah pernah diaktifkan saat gempa Nepal pada awal tahun ini.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Facebook

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.