4 Kiat Kembangkan Startup ala CTO Amazon

Kompas.com - 16/11/2015, 09:23 WIB
|
EditorWicak Hidayat

Dalam hal ini, sistem cloud dianggap sebagai solusi tepat. "Jika ingin membangun raksasa, pengembang tak perlu memikirkan dana sebagai modal awal. Karena tujuan akhirnya untuk diakuisisi dan dapat dana jauh lebih besar," kata dia.

"Sedangkan untuk membangun startup yang sustainable, tentu akan mulai dari langkah paling kecil dan sangat memperhatikan pengeluaran. Makanya komputasi cloud akan sangat membantu tipe pengembang seperti ini," ia menambahkan.

Diketahui, dengan sistem cloud, pengembang tak perlu merogoh kocek banyak untuk membeli hardware dalam jumlah dan ukuran besar. Semuanya bisa dibangun dengan memanfaatkan layanan yang diakses online lewat penyedia cloud seperti Amazon Web Services (AWS).

"Startup hanya mengeluarkan uang untuk layanan dan kapasitas yang dibutuhkan saja. Semua dana yang digelontorkan mendatangkan fungsi yang sesuai untuk inovasi yang diharapkan. Ini akan sangat efisien dan bijak dalam pengaturan keuangan," Vogels menjelaskan.

Setelah tugas pertama dan kedua rampung, barulah CEO bisa melangkah ke tugas ketiga, yakni eksekusi. Pada tahap ini, pengembang perlu berpikir panjang dan detil.

Sebab, eksekusi ini menyangkut bagaimana cara mengemas produk ke target pasar yang disasar. "Jika formulanya sudah ketemu, pengambilan keputusan setelahnya dan seterusnya bisa dilakukan dengan lebih cepat karena acuannya sudah ada," kata dia.

Keempat, memilih talenta untuk bersama-sama mengembangkan startup. Vogels percaya bahwa setiap perusahaan sukses memiliki tim kerja yang hebat. Untuk itu, dalam memilih pekerja, CEO juga perlu pemikiran matang dan strategis.

"Apakah talenta-talenta yang diperkerjakan benar-benar bisa bekerja untuk merealisasikan rencana perusahaan?" begitu pertanyaan yang harus dipastikan jawabannya sebelum memperkerjakan orang.

Jika empat langkah di atas benar-benar dilakukan secara sungguh-sungguh oleh CEO startup, Vogels mengklaim risiko kegagalan dapat dipangkas. Pun begitu, tentu ada faktor-faktor lain yang bisa menyebabkan kegagalan sebuah startup, sekalipun telah dipersiapkan secara matang.

"Setidaknya jika memanfaatkan sistem cloud, jikapun gagal, harga kegagalan akan sangat murah," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.