Andai Steve Jobs Bertanya Buat Apa Internetmu…

Kompas.com - 16/11/2015, 20:38 WIB
Hasil survei Litbang Kompas tentang perilaku pengguna internet di Indonesia, sebagaimana tayang pada edisi 21 Juli 2015. Harian KompasHasil survei Litbang Kompas tentang perilaku pengguna internet di Indonesia, sebagaimana tayang pada edisi 21 Juli 2015.
|
EditorSri Noviyanti

Wujud ramalan Jobs

Lima tahun sesudah 2008, ramalan Jobs mewujud dalam angka-angka proporsi penjualan komputer dekstop, notebook, dan telepon genggam. Kemudian, hari ini, 2015, internet juga sudah menjadi barang yang terasa lumrah ada di mana saja, dari perkotaan hingga pelosok pedesaan, berikut realisasi ramalan soal “truk”, “mobil”, dan “sepeda motor”.

Riset IDC pada 2013 memublikasikan proyeksi pengapalan gabungan komputer dekstop dan notebook akan terlewati angka pengiriman tablet. Pengapalan ponsel cerdas (smartphone) pun diprediksi menembus angka 1,4 miliar unit pada 2015.

Soal ramalan Jobs tiga dekade lalu, situs eMarketer.com menyebutkan, jumlah pengguna internet di seluruh dunia pada 2015 mencapai angka 3 miliar, setara 42,4 persen populasi dunia, naik sekitar 6,2 persen dibandingkan pada 2014. Sampai 2018, hampir setengah dari populasi dunia atau sekitar 3,6 miliar orang diperkirakan mengakses internet minimal satu kali dalam satu bulan. [Kompas, 10 Maret 2015]. 

Di Indonesia, penetrasi internet dan peranti pendukungnya pun tumbuh sama tinggi. Pada 2013, nilai impor gawai mencapai 2,8 miliar dollar AS. Saat ini, gawai sudah menjadi kebutuhan utama bagi sebagian besar masyarakat perkotaan, baik untuk kepentingan sosial maupun profesional.

Lalu, apa kabar kelanjutan ramalan Jobs soal truk? "Mereka akan tetap ada dan tetap bernilai tinggi, tetapi hanya dipakai segelintir orang," imbuh Jobs dalam wawancara pada 2008 itu.


Survei Litbang Kompas menunjukkan, perangkat telepon genggam menjadi media yang paling banyak digunakan untuk mengakses internet. Setiap empat dari sepuluh responden mengaku memiliki perangkat smartphone dan sekitar 85 persen di antaranya menyatakan kerap mengakses internet menggunakan peranti tersebut. [Kompas, 21 Juli 2015].

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pertanyaan berikutnya, seperti apa dunia yang terbentuk dengan dukungan segala kemudahan teknologi informasi seperti ramalan Jobs?

Barangkali yang tidak sempat terlontar dari mulut Jobs adalah fakta pada hari ini lompatan besar teknologi informasi sudah mengubah banyak aktivitas keseharian manusia di seantero Bumi. Responden survei Kompas yang mengaku terbiasa mengakses internet adalah kelompok usia di bawah 35 tahun, sekaligus menjadi kelompok pengakses internet paling aktif.

Hampir separuh dari mereka mengakses internet setiap hari. Selain untuk kebutuhan mencari informasi lewat situs pencari berita (search engine), tak kurang dari 61 persen responden juga bilang banyak memanfaatkan internet untuk mengakses media sosial, berinteraksi dengan kerabat dan kolega.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X