Jangan Disepelekan... "Server" Jenis Apa yang Mendukung Bisnis Anda?

Kompas.com - 18/11/2015, 17:21 WIB
Data server e-KTP di kantor Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Jalan TMP Kalibata, Jakarta, Selasa (25/11/2014). Kompas.com/SABRINA ASRILData server e-KTP di kantor Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Jalan TMP Kalibata, Jakarta, Selasa (25/11/2014).
|
EditorLatief

KOMPAS.com - Kini, dengan semakin banyaknya bermunculan perusahaan rintisan digital (startup) berbasis teknologi informasi, para vendor mengeluarkan berbagai tipe server yang beragam dan sesuai kebutuhan.

Pertimbangan menggunakan server secara tepat pun mulai dikaji untuk memperkecil risiko bisnis sejak langkah pertama bisnis itu dijalankan. Disarikan dari berbagai sumber, berikut beberapa panduan ketika memilih server yang disesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan budget untuk bisnis Anda:

1. Entry-level

Server tipe ini cukup ideal untuk melakukan berbagai proses operasi ringan, seperti sharing data, print serta pengiriman e-mail. Biasanya jenis server entry-level ini banyak digunakan oleh perusahaan IT berskala kecil atau startup.

Server kategori ini memang dirancang untuk penggunaan dan perawatan yang mudah. Desainnya pun terbilang cukup ramping dan penempatannya menghemat ruangan. Salah satunya adalah Lenovo Thinkserver tipe TS140. 

Server ini kerap dijadikan solusi sempurna untuk pengolahan data base kecil, virtualisasi dasar hingga aplikasi office. Jenis ini cukup tepat dijadikan pilihan server untuk perusahaan rintisal digital. Harganya pun cukup terjangkau, yaitu berkisar Rp 10 juta.

2. Midrange server

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Server satu ini mampu menangani pekerjaan lebih luas dan beragam. Midrange server atau biasa disebut server kelas medium ini memiliki keunggulan teknologi yang mampu menangani beberapa tugas secara bersamaan, antara lain mengatur sistem jaringan, aktivitas file sharing hingga print sharing.

Khusus Anda pemilik bisnis digital yang dalam tahap pengembangan, pemilihan perangkat server ini bisa menjadi solusi. Hanya, perlu diperhatikan, bahwa server tersebut harus memiliki kemampuan ekspansi data yang cukup, seperti dukungan slot prosesor dan slot ekspansi tambahan. 

Malik Afrian/KOMPAS.com Blade server dibutuhkan untuk sebuah data center dengan fasilitas low-voltage dan web caching
3. Blade server

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.