Petisi Online Desak Menhub Jonan Diganti

Kompas.com - 19/11/2015, 09:47 WIB
Petisi Menhub Jonan di situs Change.org. Change.orgPetisi Menhub Jonan di situs Change.org.
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan didesak mundur melalui sebuah petisi online di situs Change.org.

Netizen meminta Presiden RI, Joko Widodo untuk mengganti Jonan sebagai Menteri Perhubungan, sekaligus merevisi aturan-aturan yang diterbitkannya selama menjabat sebagai Menhub.

Petisi tersebut dibuat oleh Dodiet Wiratsongko dan ramai beredar di jejaring sosial mulai Rabu (18/11/2015) lalu.

"Ignasius Jonan sebagai seorang menteri terlalu berlebihan dalam mengambil keputusan dan tindakan yang berdampak pada para pelaku usaha angkutan publik menjadi terpuruk dan akan semakin terpuruk dengan aturan yang semakin lama semakin tidak jelas ujungnya," tulis Dodiet di laman Change.org.

Selain itu, Jonan juga dianggap arogan dengan mengeluarkan pernyataan terlebih dahulu sebelum ada hasil penyelidikan dari badan yang seharusnya berkompeten dalam hal investigasi.

Jonan memang sering mengeluarkan pernyataan kontroversial, yang terbaru adalah pada kasus Twin Otter Aviastar MV7503 yang jatuh di Makassar Oktober lalu.  

Saat itu, Jonan mengeluarkan pernyataan bahwa pilot bersalah dan tidak bisa dituntut, padahal hasil investigasi dari KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) belum keluar.

Ignasius Jonan sebagai seorang menteri juga dituntu bertindak secara adil, arif dan bijaksana dalam berucap dan bertindak.

"Jangan tebang pilih atau memilah milah perusahaan yang diberikan tindakan dan peraturan yang akan dikeluarkan," tulis Dodiet.

Pantauan KompasTekno, hingga Kamis (19/11/2015) pagi, petisi tersebut telah ditandatangani oleh 135 pendukung dari 200 yang dibutuhkan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X