Kompas.com - 20/11/2015, 10:12 WIB
|
EditorWicak Hidayat

Tanpa bermaksud membuat stereotipe, kebanyakan Indo Googlers yang ditemui merupakan lulusan kampus di luar negeri. Bahkan, cukup banyak juga yang memang sebelumnya sudah bekerja di perusahaan lain di luar negeri.

Apakah ini berarti lulusan kampus di Tanah Air tak akan bisa masuk Google? Entahlah. Tapi buktinya, Budi (yang disebut sebelumnya) sempat berkuliah di Universitas Tarumanegara. Atau, ada juga Felix Halim, yang lulusan Universitas Bina Nusantara.

"Intinya, kalau mau masuk Google. Ya harus apply lah. Lihat daftar lowongan yang ada itu apa, cari yang cocok dengan kamu, dan coba ajukan," kata Amanda Surya, juga salah satu Indo Googlers yang sudah terbilang lama.

Dari tiga hari di kantor pusat Google, memang akhirnya kami tak sempat bertemu "Pak Lurah" yang dimaksud, ini karena yang bersangkutan ternyata ada urusan yang tak bisa dihindari.

Kapan Pulang?

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika, saat mengunjungi kantor pusat Google X (dalam rangka kerjasama Project Loon) juga sempat berbincang sejenak dengan para Indo Googlers yang hadir.

Namun pria yang akrab disapa Chief ini mengatakan belum mau -- atau belum berani -- mengajak Indo Googlers ini pulang ke Indonesia. Ekosistem startup digital di Indonesia, ujar Chief, harus diperbaiki dulu agar mereka juga berminat pulang kampung.

Entah sedih atau tidak, namun memang banyak putra-putri Indonesia ketika sudah mendapatkan pekerjaan yang mapan di luar negeri akan memilih untuk menetap di sana dan menjadi warga negara.

Pilihan yang pragmatis dan tak perlu dipandang negatif. Apalagi kalau mengingat di Indonesia (agaknya) belum banyak peluang yang serupa. Lagipula, cinta Tanah Air punya banyak wujud kok.


Masih ada lagi oleh-oleh lain dari perjalanan singkat ke markas Google. Simak terus mini seri "3 Hari di Silicon Valley” untuk mengetahuinya.

Penulis adalah Wicak Hidayat, jurnalis untuk Tekno Kompas.com & Nextren. Kepergiannya ke Silicon Valley adalah atas undangan Google Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.