Facebook Berantas Aksi "Stalking" Mantan Pacar

Kompas.com - 20/11/2015, 13:50 WIB
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Kebiasaan pasangan kekasih yang sudah berpisah adalah masih memantau postingan atau linimasa sang mantan (sering diistilahkan dengan "kepo" atau stalking).

Kini tidak perlu khawatir dan kebingungan memilah-milah informasi Facebook hanya karena ketakutan dipantau oleh mantan kekasih. Pasalnya media sosial buatan Mark Zuckerberg itu bakal merilis fitur "pengendali mantan".

Selama ini, Facebook memang menjadi wadah untuk menampilkan dan mencatat berbagai momen penting. Dari foto-foto perjalanan, catatan hingga sekadar lontaran ide yang melintas di kepala penggunanya.

Tentu saja, ketika hubungan cinta berakhir, ada sejumlah hal yang Anda ingin posting tanpa harus khawatir dilihat oleh mantan kekasih.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Newsroom Facebook, Jumat (20/11/2015), atas alasan tersebut, Facebook tengah menguji fitur yang bisa mengendalikan informasi-informasi yang bisa dilihat oleh mantan.

"Mulai hari ini, kami menguji fitur yang bisa membantu pengguna mengatur interaksinya dengan mantan kekasih di Facebook, setelah hubungan mereka putus," tulis Product Manager Facebook Kelly Winters.

"Setelah pengguna mengubah status hubungan mereka di Facebook, sebagai tanda bahwa mereka telah putus, akan ditawarkan untuk mencoba menggunakan fitur ini," imbuhnya.

Ketika fitur tersebut aktif, informasi-informasi untuk si mantan akan dibatasi. Ia bisa hanya melihat nama serta foto mantan pasangannya, tetapi tidak dapat melihat informasi lain.

Hal-hal tertentu yang diunggah ke Facebook, misalnya status, foto atau video, tidak akan muncul di linimasa mantan kekasih. Nama Anda juga akan hilang dari sistem rekomendasi yang biasanya muncul saat mantan sedang mengirim pesan serta sedang mengatur tag pada foto miliknya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.