5 Asosiasi Godok Standar untuk Giring Pengiklan ke Digital

Kompas.com - 20/11/2015, 16:12 WIB
Ilustrasi: Wirausaha ThinkstockIlustrasi: Wirausaha
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Tahun ini, lebih dari 70 juta penduduk Indonesia sudah menikmati akses internet. Keramaian itu seharusnya dimaknai sebagai peluang bagi pemasang iklan untuk beralih ke online.

Tetapi nyatanya angka penetrasi saja tak cukup. Pengeluaran belanja iklan di Indonesia masih didominasi oleh media konvensional, seperti TV dan media cetak.

Untuk itu, perlu pula ada standar pengukuran audiens online yang mumpuni untuk meyakinkan para pemasang iklan.

Standar pengukuran nasional ini akan menjadi komponen yang penting untuk meyakinkan pemasang iklan dan agensi periklanan untuk meningkatkan belanja iklan di media digital.

Lima asosiasi telah bersepakat untuk menggodok standar pengukuran tersebut, sebagaimana tertera pada keterangan pers yang diterima KompasTekno, Jumat (20/11/2015).

Kelimanya adalah Association of Asia Pacific Advertising Media (AAPAM), Asosiasi Perusahaan Pengiklan Indonesia (APPINA), Indonesian Digital Association (IDA), Indonesian E- Commerce Association (idEA), dan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I).

Insiatif gabungan tersebut direspons positif oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf. Menurut dia, standar yang tengah dibentuk akan mempercepat pertumbuhan iklan digital di Indonesia.

"Patut diapresiasi dan didukung penuh. (Kolaborasi lima asosiasi merupakan) langkah awal untuk inovasi yang berkesinambungan," kata dia.

Pembentukan komite

Mekanisme penggodokan standar pengukuran audiens online dilakukan oleh komite khusus yang dibentuk kelima asosiasi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X