Orang Lebih Suka Belanja Online, Macam Asisten Pribadi Saja!

Kompas.com - 26/11/2015, 18:11 WIB
Ada sebagian konsumen yang masih berkunjung ke toko untuk berbelanja. SHUTTERSTOCKAda sebagian konsumen yang masih berkunjung ke toko untuk berbelanja.
|
EditorLatief

Alasannya, mereka lebih senang berinteraksi sosial dengan memilih barang secara langsung. Konsumen dengan tipe seperti ini maish bisa ditemui di Jepang. Dua per tiga pembelanja asal negeri sakura itu masih menghargai saran yang mereka dapatkan dari pramuniaga dan menikmati proses interaksi sosial selama proses pembelian.

Selanjutnya, bagaimana dengan Indonesia?

Era belanja digital pun kini semakin menghinggapi negeri ini. Beberapa situs belanja mulai ramai mengejar pasar konsumen. Kehadiran bermacam aplikasi belanja di ponsel pengguna menjadi bukti bahwa Indonesia mulai memasuki babak baru dalam berbelanja.

Jangan heran, seorang pengguna ponsel memasang beberapa aplikasi situs belanja di ponselnya. Bukan karena ingin meninggalkan cara belanja konservatif. Mereka biasanya memakai aplikasi-aplikasi itu untuk meriset harga barang lewat aplikasi-aplikasi tersebut.

Toh, penggunaan aplikasi bukan berarti pemakainya malas, tapi berkaitan dengan alasan efisiensi. Lagi pula, masih ada aplikasi belanja yang menjadikan mereka produktif. 

Bukalapak.com, misalnya. Selain menawarkan kebutuhan belanja, aplikasi ini bisa dipakai penjual untuk memasarkan produknya secara gratis.  

Mereka (penjual) yang belum memiliki situs atau aplikasi belanja sendiri dapat menggunakannya. Dengan jaminan uang kembali 100 persen, aplikasi ini menjadi wadah penjual dan pembeli untuk bertransaksi secara profesional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.