Ponsel Axioo Dioprek, Garansi Tidak Hangus

Kompas.com - 27/11/2015, 10:28 WIB
Samuel Lawrence, CEO dan Founder Axioo, saat memberikan keterangan pers Deliusno/KOMPAS.comSamuel Lawrence, CEO dan Founder Axioo, saat memberikan keterangan pers
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Kebanyakan vendor smartphone melarang penggunanya untuk me-root atau mengoprek software perangkat. Jika tetap membandel, bisa-bisa garansi perangkat akan hangus.

Menariknya, hal tersebut tidak berlaku untuk di smartphone buatan Axioo, termasuk smartphone terbarunya, Venge dan Venge X.

Menurut Samuel Lawrence, CEO dan Founder Axioo, perusahaan tersebut membebaskan pengguna untuk melakukan rooting. Asyiknya, garansi tidak akan hilang jika pengguna melakukan itu.

"Kita mempersilahkan (root), tapi tidak menganjurkan. Karena root biasanya hanya dilakukan orang yang sudah mengerti risikonya. Tapi, kalo di-root, kami akan tetap memberikan garansi penuh," kata Samuel kepada KompasTekno di Jakarta, Kamis (26/11/2015).

Meskipun begitu, Axioo melarang penggunanya untuk melakukan modifikasi esktrim dan overclocking. Jika nekat tetap ingin melakukannya, garansi bisa hangus.

Lebih lanjut, Samuel mengklaim bahwa Venge dan Venge X menjadi perangkat pertama di dunia yang sudah tersedia custom ROM-nya, bahkan sebelum perangkat dijual.

"Saya rasa ini revolusi yang luar biasa," kata Samuel sambil sumringah.

Axioo sendiri saat ini telah mendapatkan lisensi dari Mediatek untuk melakukan dan mengembangkan ROM sendiri. Dengan adanya lisensi tersebut, Axioo bisa langsung masuk ke bagian OS yang biasanya tidak boleh dimodifikasi.

Sebagai gambaran, sistem operasi Android memang memiliki platform yang terbuka. Akan tetapi, ada beberapa bagian yang memang tidak boleh disentuh, seperti bagian kernel dan driver.

Agar bisa mengakses bagian tersebut, diperlukan lisensi, yang salah satunya dimiliki oleh Mediatek. Apabila sudah bisa melakukan modifikasi, developer bisa mengembangkan Custom ROM sendiri.

"Adanya lisensi mengizinkan kami membuka kotak Pandora, area yang dulu terlarang jadi terbuka. Kami bisa melakukan berbagai modifikasi," lanjut Samuel.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X