Kompas.com - 22/12/2015, 10:31 WIB
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com – Meski besar di pasar internasional, vendor smartphone OnePlus ternyata tidak begitu populer di kampung halamannya, China. Harus berjibaku dengan banyak vendor lokal lain, OnePlus harus bekerja keras agar bisa bersaing di pasar domestik.

OnePlus tentunya tidak berdiam diri menghadapi masalah tersebut. Menurut kabar yang berkembang, startup ini sudah menemukan solusi, yakni bergabung atau merger dengan perusahaan lain.

Bahkan, berdasarkan informasi yang dilansir oleh GizmoChina, yang dikutip KompasTekno, Selasa (22/12/2015), OnePlus dilaporkan telah merger dengan perusahaan smartphone raksasa China, Oppo.

Laporan tersebut muncul ke permukaan setelah adanya pergantian nama resmi Oppo. Nama baru tersebut terdiri dari kata Oppo dan Plus. Kata Plus itu yang membuat banyak orang menduga bahwa keduanya telah resmi bergabung.

Jika kabar ini benar, belum diketahui apakah merger tersebut hanya berlaku di China saja atau secara global.

Meskipun begitu, masih belum ada konfirmasi dari pihak Oppo dan OnePlus ihwal kabar tersebut. Masih belum diketahui apakah keduanya benar-benar telah bergabung atau tidak.

Sebelumnya, OnePlus memang dikabarkan memiliki hubungan yang dekat dengan Oppo. Bahkan, ada kabar yang menyatakan bahwa OnePlus sebenarnya anak perusahaan dari Oppo. Hingga saat ini, kabar itupun belum terkonfirmasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Gizmochina
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.