Situs Pengadilan Negeri Palembang Diretas "Korban Asap"

Kompas.com - 03/01/2016, 11:14 WIB
Situs PN Palembang yang diretas screenshotSitus PN Palembang yang diretas
|
EditorOik Yusuf
JAKARTA, KOMPAS.com - Situs Pengadilan Negeri (PN) Palembang diretas hacker tak dikenal. Sang peretas mengaku sebagai korban asap kebakaran hutan di Sumatera dan mengubah seluruh tampilan beranda situs menjadi sebuah surat terbuka.

Pantauan KompasTekno, hingga Minggu (3/12/2015) pagi, situs yang beralamat di www.pn-palembang.go.id ini hanya menampilkan sebuah halaman berlatar hitam ketika dibuka.

Selanjutnya suara musik akan mengalun mengiringi kata-kata yang muncul secara bertahap di halaman tersebut.

"Sungguh kecewa rasanya melihat keputusan bapak hakim yang menolak gugatan perdata pemerintah ke perusahaan yang membakar hutan, PT Bumi Mekar Hijau, anak perusahaan dari PT Sinar Mas," tulis sang hacker.

"Tidak kah bapak bisa melihat kami? Korban asap ? Harapan kami cuma satu hukumlah seberat-beratnya para pembakar lahan tapi apa yang bapak/ibu hakim lakukan? malah membebaskan gugatan ke pembakar lahan. Pemerintah sendiri yang menggugat dan bapak/ibu hakim menolak?" imbuhnya.

Selain surat itu, tidak ada keterangan siapa yang melakukan tindakan tersebut, hanya kode nama gunz_berry - Angel Dot Id saja yang disematkan di bagian tab. Selebihnya dia hanya mengaku sebagai korban asap.

Sebelumnya PN Palembang memang memenangkan PT Bumi Mekar Hijau yang digugat perdata senilai Rp 7,9 triliun

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gugatan tersebut dilayangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai respon atas kasus kebakaran hutan di lahan konsesi seluas 20.000 hektar milik anak usaha Sinar Mas itu, pada 2014 lalu.

Sidang dipimpin oleh Hakim Parlan Nababan, yang namanya disebutkan dalam surat terbuka hacker. Dalam beberapa pertimbangannya, hakim menilai bahwa kebakaran tak merusak lahan karena masih bisa ditumbuhi tanaman akasia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.