Kompas.com - 04/01/2016, 14:04 WIB
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Facebook kembali mengakitfkan fitur "Safety Check". Kali ini untuk melacak korban gempa bumi berkekuatan 6,7 skala richter di wilayah timur laut India pada Senin (4/1/2016) pagi ini.

Tak hanya di pusat gempa yang tepatnya terletak di Imphal, ibu kota Negara Bagian Manipur, India, Facebook mengimbau pengguna di negara-negara sekitar juga melaporkan status di "Safety Check".

"Guncangan juga dirasakan di Bangladesh, Myanmar, dan Nepal. Jika Anda berada di dekat situ, notifikasi Safety Check akan muncul dan Anda bisa melaporkan status keselamatan," kata pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg melalui laman pribadinya.

Diketahui, "Safety Check" merupakan fitur yang difungsikan tiap kali bencana besar melanda sebuah daerah. Tujuannya menjembatani komunikasi antara pengguna Facebook di daerah bencana dengan kerabat dan sanak keluarganya di daerah lain.

Mekanismenya, pengguna melapor status keselamatan lewat "Safety Check". Lalu kerabat bisa mengakses status itu sehingga tak khawatir berlebihan.

"Safety Check" diperkenalkan pertama kalinya pada 2014 silam. Kala itu, Facebook menyatakan terinspirasi dengan peristiwa bencana gempa bumi yang menimpa Jepang di tahun 2011.

Sebelumnya, "Safety Check" diaktifkan antara lain saat gempa di Nepal dan penembakan di Paris. Bagi pengguna yang memiliki kerabat di Manipur, bisa mencari status kerabat di sini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.