Ponsel Motorola Tak Jadi Masuk Indonesia

Kompas.com - 13/01/2016, 10:43 WIB
Keluarga Motorola terbaru MotorolaKeluarga Motorola terbaru
|
EditorOik Yusuf
LAS VEGAS, KOMPAS.com - Lenovo bakal menerapkan strategi baru untuk mengatur eksistensi dua brand ponsel miliknya, yaitu Motorola dan Vibe. Strategi ini berpengaruh terhadap masuknya Motorola ke Indonesia.

Chief Executive Officer Lenovo Yang Yuanqing mengatakan bahwa saat ini Asia Tenggara, termasuk Indonesia adalah prioritas bagi Lenovo Vibe. Namun tidak demikian halnya dengan Motorola.

"Market yang berbeda menggunakan strategi brand berbeda, serta portfolio berbeda. Dengan pertimbangan kondisi pasar dan keterjangkauan harga, masih produk Lenovo (Vibe) saja yang cocok di Asia Tenggara," ujarnya saat bincang bersama KompasTekno, di Lenovo at Consumer Electronic Show (CES) 2016, di Las Vegas, Kamis (7/1/2016).

Chief Marketing Officer Lenovo Asia Pasific Nick Reynolds dalam kesempatan sama menambahkan strateginya terhadap kedua merek tersebut.

Pasca membeli Motorola dari tangan Google, mereka mengukuhkan posisi brand ini sebagai perangkat premium. Sedangkan Vibe, yang brand orisinil hasil rintisan mereka, akan diposisikan sebagai perangkat genggam kelas menengah ke bawah.

Dengan demikian, ujar Nick, Lenovo bakal memprioritaskan Moto untuk negara-negara yang kondisi perekonomiannya sudah matang. Sementara itu negara berkembang, seperti Indonesia, sementara ini harus puas dengan brand Vibe.

Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.com Chief Marketing Officer Lenovo Asia Pasific Nick Reynolds

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami akan membawa Motorola ke Asia Pasific. Tapi Motorola kami rancang sebagai brand premium, karena itu kami akan prioritaskan membawanya ke negara-negara yang sudah mature," ujarnya.

"Indonesia rasanya tidak dalam waktu singkat atau setahun ini. Tapi dalam rencana jangka panjang kami akan membawanya ke negara berkembang, termasuk Indonesia. Hanya soal prioritas dan kapan waktunya saja," imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Nick itu mencontohkan dua market mature yang dia maksud ada di Korea Selatan dan Jepang yang termasuk dalam wilayah Asia Pasific. meski dia tak mengungkap detil waktu peluncuran Motorola di kedua negara tersebut.

Sebelumnya, Lenovo diketahui memiliki rencana membawa Motorola ke Indonesia pada 2015 lalu. Hingga saat ini rencana tersebut belum terwujud, dan belum mendapatkan kepastian waktu.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.