Garap "Virtual Reality", Google Tunjuk Bos Baru

Kompas.com - 15/01/2016, 08:07 WIB
Menjajal sensasi virtual reality Google Cardboard oik yusuf/ kompas.comMenjajal sensasi virtual reality Google Cardboard
|
EditorOik Yusuf
KOMPAS.com - Tahun 2016 ini Google akan makin serius menggarap teknologi virtual reality (VR). Perusahaan tersebut baru saja membentuk divisi VR sekaligus mengangkat bos baru sebagai pemimpinnya.

Sebelumnya, raksasa mesin pencari ini tak terlihat agresif dalam pengembangan teknologi VR.

Google memang memiliki beberapa proyek dalam bidang yang bersangkutan, misalnya Google Cardboard, namun seolah masih tertinggal jika dibandingkan dengan Facebook atau Microsoft.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Recode, Kamis (14/1/2016), divisi VR baru milik Google dikepalai oleh Clay Bavor. Penunjukkannya sudah ditetapkan oleh CEO Google Sundar Pichai.

Bavor sebelumnya menjabat sebagai Vice President for Product Management dan sudah berpengalaman dengan aplikasi seperti Gmail, Drive atau Docs.

Dia juga sempat mengawasi proyek Google Cardboard, yaitu kacamata VR murah yang dibuat menggunakan kardus.

Sementara itu divisi aplikasi yang ditinggalkan Bavor kini berada di bawah kepemimpinan Senior Vice President Diane Greene.

Pergeseran dan pembentukan divisi baru ini bisa dianggap sebagai jawaban Google terhadap ancaman dari kacamata VR Oculus milik Facebook.

Seperti diketahui, Facebook menugaskan sekitar 400 orang untuk mengerjakan teknologi VR di Oculus.

Tidak diketahui seberapa besar tenaga yang disediakan Google untuk menangani Cardboard atau produk VR mereka yang belum diumumkan.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber Recode
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X