Netflix Bakal Blokir "Akses Curang" ke Layanannya - Kompas.com

Netflix Bakal Blokir "Akses Curang" ke Layanannya

Kompas.com - 15/01/2016, 14:22 WIB
ist Netflix

KOMPAS.com - Netflix akan memblokir penggunaan Virtual Private Network (VPN) untuk mengakses layanan streaming filmnya.

Hal tersebut dilontarkan VP of Content Delivery Architecture Netflix David Fullagar hari ini, Jumat (16/1/2015), lewat situs resmi layanan sewa film online tersebut.

VPN adalah koneksi privat yang diakses melalui jaringan publik. VPN bisa mengelabui sistem Netflix dengan memberikan informasi alamat IP "palsu" sesuai negara yang diinginkan pengguna.

Proxy terbatas itu memungkinkan pengguna di suatu negara mengakses Netflix walau layanan tersebut belum berekspansi ke negaranya.

Fullagar mengatakan sudah waktunya VPN diblokir. Sebab, kini Netflix sudah hadir di 190 negara.

"Jika konten kami sudah tersedia global, tak ada alasan pengguna menggunakan proxy untuk mengelabui sistem kami," kata dia.

Kecurangan netizen mengelabui sistem dengan VPN sudah lama berlangsung. Namun Netflix tak ingin gegabah dengan serta-merta memblok proxy tersebut karena sebelumnya layanannya hanya tersedia di 60 negara.

Awal tahun ini, Netflix memboyong layanannya ke 130 negara lain termasuk Indonesia. Meski demikian, masih ada alasan untuk tetap menggunakan VPN.

VPN masih perlu digunakan karena tidak seragamnya koleksi film di tiap negara. Misalnya, Sleepless in Seattle yang dibintangi Meg Ryan tersedia di Indonesia namun tak ada di Amerika Serikat.

Dengan memakai VPN, pelanggan bisa menonton seluruh film yang dimiliki Netflix.

Pemblokiran VPN dijadwalkan mulai diberlakukan beberapa minggu ke depan. Seiring dengan itu, Fullagar berjanji Netflix akan terus memperluas cakupan layanannya.

"Kami berusaha menyediakan konten kami di manapun ke konsumen agar bisa menikmati Netflix tanpa proxy. Itu adalah tujuan kami." ia menuturkan.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorReza Wahyudi


Close Ads X