Apa Enaknya Jadi Tetangga Zuckerberg?

Kompas.com - 16/01/2016, 14:22 WIB
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com — Punya rumah di samping tempat tinggal salah satu orang terkaya di dunia ternyata tidak menyenangkan. Setidaknya begitulah kesan tetangga-tetangga CEO Facebook Mark Zuckerberg.

Para tetangga kini sedang marah. Mereka kesal dan gusar karena tim keamanan yang menjaga Zuckerberg sering memarkir mobil mereka secara ilegal.

Wilayah tempat tinggal bos Facebook itu, yaitu perumahan di sekitar Dolores Park, San Francisco, memang tak punya banyak lahan parkir di tepi jalan.

Dengan demikian, warga yang tinggal di sana merasa bahwa lahan parkir sangatlah berharga. Dan tindakan tim keamanan Zuckerberg memarkir dua mobil dengan serampangan dinilai sangat mengganggu kenyamanan.

Saking marahnya, beberapa tetangga membuat sebuah surat yang diedarkan ke tetangga-tetangga lain. Isinya berupa ajakan untuk kompak melaporkan bos Facebook itu ke Dinas Perhubungan Kota San Francisco.

"Saya pikir kami sudah cukup bersabar dan bersikap ramah selama masa pembangunan rumah Zuck. Suasana saat itu berisik, banyak sampah, ada juga pemblokiran jalan, dan lain hal sejenis," begitu tertulis dalam surat, seperti dilansir KompasTekno dari Mirror, Sabtu (16/1/2016).

"Sekarang semua 'sirkus' itu selesai, kami masih diberi masalah dengan keberadaan dua mobil SUV yang sembarangan mengisi lahan posisi parkir terbaik di sini. Padahal, semua orang tahu sulit mencari lahan parkir tepi jalan di sekitar Dolores Park," imbuhnya.

Surat berisi keluhan itu dilengkapi dengan detail kontak Residential Security Manager Zuckerberg, Tim Wenzel, termasuk alamat e-mail Facebook mereka.

Namun, bos Facebook itu bergeming. Dia menganggap tim keamanannya sudah bertindak tepat.

"Kendaraan milik tim keamanan diparkir sesuai dengan aturan parkir lokal. Tetapi, kami tetap berusaha peka dengan kekhawatiran dan tidak bermaksud merepotkan banyak orang," ujar juru bicara bos Facebook itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.