Kompas.com - 27/01/2016, 08:04 WIB
Situs TrustPositif Kementerian Komunikasi dan Informatika Kominfo.go.idSitus TrustPositif Kementerian Komunikasi dan Informatika
|
EditorWicak Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kembali memblokir situs-situs yang dianggap bermuatan radikal pasca kasus teror bom di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

Pada awal tahun 2016 ini, sudah ada sekitar 24 situs bermuatan radikal yang diblokir. Sementara hingga akhir 2015 lalu, Kemenkominfo mengklaim ada 78 video radikalisme Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang sudah berhasil dibersihkan dari internet.

Tak hanya situs-situs bermuatan radikalisme saja, situs yang memuat konten pornografi, SARA dan konten bajakan juga pernah kena jaring razia digital Kemenkominfo. Pada November 2015 lalu, Kemenkominfo mengklaim telah menutup 22 situs download lagu ilegal yang biasa diakses di Indonesia.

Sebenarnya, bagaimana cara Kemenkominfo melakukan pemblokiran?

Trust Positif

Dalam Peraturan Menteri Kominfo No. 19 Tahun 2014 (bisa dibaca di tautan ini), dijelaskan tata cara pemblokiran dan normalisasi situs yang dianggap melanggar peraturan.

Kemenkominfo menyaring laporan-laporan yang dimasukkan melalui situs TRUST Positif dan melakukan pengecekan dan tindak lanjut. Trust Positif adalah situs yang dibuat Kemenkominfo untuk menampung aduan-aduan dari masyarakat terkait konten internet.

Apabila dalam kondisi darurat, alias konten yang ada di internet benar-benar harus dihapus atau diblokir, Dirjen bisa menempatkan situs tersebut dalam daftar TRUST Positif dalam waktu 24 jam setelah laporan diterima.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemenkominfo juga akan melakukan komunikasi dengan penyelenggara jasa akses internet di Indonesia agar situs yang dimaksud juga diblokir di tingkat ISP.

Panel untuk empat bidang

Di masa pemerintahan Rudiantara, selain TRUST Positif, Kemenkominfo pada April 2015 lalu juga membentuk panel yang anggota-anggotanya terdiri atas orang yang dinilai kompeten di bidangnya.

Empat panel tersebut meliputi bidang pornografi, bidang terorisme dan SARA, bidang Investasi Ilegal, Penipuan, Perjudian, Obat dan Makanan serta Narkoba, dan bidang Hak Kekayaan Intelektul (HAKI).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.