BlackBerry Akan Beralih Sepenuhnya ke Android

Kompas.com - 01/02/2016, 09:47 WIB
Keyboard fisik QWERTY BlackBerry Priv. BlackBerryKeyboard fisik QWERTY BlackBerry Priv.
Penulis Deliusno
|
EditorOik Yusuf
KOMPAS.com — BlackBerry sudah berkali-kali menegaskan tak bakal meninggalkan OS mobile BlackBerry 10 (BB10). Perusahaan asal Kanada ini telah mengungkapkan rencananya untuk terus mengembangkan OS tersebut sambil tetap berfokus pada platform Android.

Meski sudah ada pernyataan tersebut, masih banyak pihak yang menduga bahwa BlackBerry benar-benar akan meninggalkan BB10. Sebab, platform Android dianggap lebih matang untuk urusan dukungan aplikasi.

Baru-baru ini, dugaan tersebut malah semakin diperkuat dengan pernyataan dari salah seorang petinggi BlackBerry.

Damian Tay, Senior Director of Asia Pacific Product Management BlackBerry, berkomentar bahwa BlackBerry sejatinya tidak akan berfokus pada dua platform sekaligus.

Kemungkinan besar, setelah berhasil membuat Android lebih aman, perusahaan ini akan lebih memilih OS buatan Google tersebut ketimbang BB10.

"Perangkat Priv merupakan transisi esensial kami ke ekosistem Android. Saat kami mengamankan Android, selama beberapa periode waktu, kami tidak akan memiliki dua platform, dan mungkin hanya memiliki Android sebagai platform (untuk smartphone)," ujar Tay, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Phone Arena, Senin (1/2/2016).

"Namun, untuk saat ini, kami memiliki BB10 dan Android untuk smartphone kami. Masa depan adalah Android. Kami memilih Android karena ekosistem aplikasinya," lanjutnya.

Memang pernyataan tersebut tidak menyebutkan secara pasti strategi BlackBerry untuk ke depannya. Akan tetapi, bisa saja Tay memang mengindikasikan bahwa BlackBerry akan berhenti merilis smartphone berbasis BB10 pada masa yang akan datang.

Tahun lalu, BlackBerry telah merilis smartphone Android pertamanya, Priv. Memang belum disebutkan angka penjualan pastinya, tetapi Priv disebut-sebut cukup sukses di pasar.

John Chen, CEO BlackBerry, sempat menyanggah kabar mengenai BB10 tersebut. Walau fokus menggarap Blackberry Android, Chen mengatakan, sistem operasi BB10 tak akan serta-merta ditinggalkan. Priv diharapkan dapat meningkatkan minat pasar ke ponsel keluaran Blackberry.

Setelahnya, barulah pabrikan Kanada itu fokus kembali memproduksi ponsel bersistem operasi BB10.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X