Alasan Bos Microsoft Pakai iPhone dan MacBook

Kompas.com - 01/02/2016, 11:31 WIB
Joe Belfiore saat mempresentasikan Project Spartan Tech CrunchJoe Belfiore saat mempresentasikan Project Spartan
Penulis Deliusno
|
EditorOik Yusuf
KOMPAS.com - Joe Belfiore selama ini dikenal sebagai salah satu petinggi paling berpengaruh di Microsoft. Dengan jabatannya sebagai Corporate Vice President, Operating Systems Group, ia bertanggung jawab terhadap desain sistem operasi Windows, termasuk Windows Phone.

Meskipun begitu, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Business Insider, Senin (1/2/106), Belfiore tampaknya sedang memilih menggunakan smartphone dari perusahaan pesaing. Ia dilaporkan sedang memakai ponsel buatan Apple, iPhone.

Mudah untuk mengetahui hal tersebut. Beberapa waktu lalu, Belfiore, yang sedang cuti sabatikal selama sembilan bulan, mengirimkan kicauan melalui akun Twitter pribadinya.

Lucunya, tweet tersebut dikirimkan dari aplikasi Twitter untuk iPhone. Itu artinya, Belfiore sedang menggunakan iPhone, bukan smartphone berbasis Windows Phone.

Apa alasan penggunaan iPhone tersebut? Belfiore, melalui fitur "Comment" di situs The Verge, memberikan klarifikasi mengenai hal tersebut.

Dalam komentar tersebut, Belfiore tidak menyangkal, saat itu ia memang sedang memakai iPhone. Alasannya, untuk lebih mengenal teknologi dari perusahaan pesaing yang perangkatnya digunakan oleh sebagian besar pengguna PC.

"Pekerjaan saya selama beberapa tahun belakangan adalah (1) mengurasi pengalaman PC untuk Windows PC (termasuk tablet) dan (2) mengurasi pengalaman untuk Windows Phone," ujarnya.

"Dalam kapasitas tersebut, sangat penting bagi saya untuk mengerti produk-produk seperti iPhone dan ponsel Android, yang banyak digunakan oleh pengguna PC di seluruh dunia, dan juga merepresentasikan kompetisi untuk Windows Phone," lanjutnya lagi.

Belfiore juga mengungkapkan, untuk mengetahui teknologi dari perusahaan pesaing, dirinya memang harus "hidup" dengan produk yang bukan buatan Microsoft. Selain iPhone, Belfiore juga mengaku menggunakan perangkat seperti Google Nexus, MacBook, dan juga aplikasi Spotify.

Penggunaan perangkat non-Microsoft, terutama Apple, di lingkungan pekerjaan sebelumnya memang dinilai cukup tidak lazim.

Pasalnya, kala Steve Ballmer menjadi CEO Microsoft pada tahun 2000 hingga 2014 lalu, karyawan Microsoft memang dilaporkan tidak berani secara terang-terangan menggunakan iPhone.

Ini konon mengakar dari sejarah lama antara pendiri Microsoft, Bill Gates, dan Pendiri Apple, Steve Jobs, yang hubungannya kurang baik di masa lalu.

Namun, kebijakan tidak tertulis itu sedikit berubah ketika Satya Nadella mengambil alih. Strategi Nadella sebagai pemimpin adalah merangkul teknologi buatan perusahaan lain, termasuk Apple.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X