Kompas.com - 03/02/2016, 09:56 WIB
Ilustrasi aplikasi keyboard SwiftKey pada smartphone Samsung androidcommunity.comIlustrasi aplikasi keyboard SwiftKey pada smartphone Samsung
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Microsoft sejatinya memiliki aplikasi keyboard sendiri yang dinamakan Word Flow. Menariknya, meskipun mendapat banyak sanjungan untuk aplikasinya itu, raksasa software ini malah dilaporkan bakal membeli perusahaan pengembang keyboard lainnya.

Menurut laporan dari Financial Times, sebagaimana KompasTekno rangkum dari The Verge, Rabu (3/2/2016), Microsoft sudah hampir menyelesaikan negosiasi untuk mengakuisisi pengembang aplikasi keyboard terkenal, Swiftkey.

Nilai uang yang disiapkan oleh pihak Microsoft pun cukup besar. Setidaknya, masih menurut Financial Times, Microsoft harus merogoh kocek sebesar 250 juta dollar AS atau sekitar Rp 3,4 triliun.

Sekadar informasi, SwiftKey merupakan salah satu aplikasi keyboard yang paling populer di platform iOS dan Android. Aplikasi ini banyak disukai karena mampu mengoreksi dan memprediksi kata yang Anda ketik dengan cukup akurat.

SwiftKey sendiri dirilis untuk pertama kalinya di platform Android pada tahun 2010 dan menyusul ke iOS empat tahun setelahnya.

Awalnya, aplikasi ini tidak tersedia secara gratis. Pengguna harus membayar sejumlah uang tertentu. Akan tetapi, dalam perkembangannya, Swiftkey mengubah kebijakannya dengan hanya menjual theme keyboard.

Lantas, apa tujuan Microsoft membeli Swiftkey? Hingga saat ini, baik pihak Microsoft maupun Swiftkey masih bungkam perihal rencana akuisisi tersebut. Keduanya dikatakan baru akan angkat bicara ketika sudah ada kesepakatakan.

Salah satu kemungkinan, Microsoft ingin mengaplikasikan algoritma prediksi Swiftkey yang terkenal andal dalam aplikasi keyboard Word Flow miliknya.

Swiftkey sendiri saat ini sedang mengembangkan fitur prediksi kata berbasis artificial intelligence (AI) bernama Neural Alpha. Microsoft disinyalir tertarik dengan teknologi baru tersebut.

Jika kabar akuisisi ini benar, masih belum diketahui apakah Microsoft akan "membunuh" Swiftkey atau membiarkannya tetap beroperasi seperti biasa dalam nama sendiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Software
Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

e-Business
20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

Software
Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

e-Business
Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Hardware
Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Software
TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

Software
iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

Hardware
Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Software
Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Gadget
Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Gadget
YouTube Luncurkan 'Most Replayed', Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

YouTube Luncurkan "Most Replayed", Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

Software
Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

e-Business
Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.