Bolt: Kami Tak Akan Blokir Netflix

Kompas.com - 03/02/2016, 15:38 WIB
Chief Executive Officer PT Internux (Bolt) Dicky Moechtar memberikan keterangan dalam acara media gathering di Jakarta, Rabu (3/2/2016) Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.comChief Executive Officer PT Internux (Bolt) Dicky Moechtar memberikan keterangan dalam acara media gathering di Jakarta, Rabu (3/2/2016)
|
EditorDeliusno
JAKARTA, KOMPAS.com — Chief Executive Officer PT Internux ( Bolt) Dicky Moechtar menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memblokir layanan Netflix, kecuali jika pemerintah telah mengeluarkan pernyataan pemblokiran secara resmi.

"Kami tidak akan blokir Netflix. Sementara ini kan belum ada aturan untuk itu. Akan tetapi, kalau nanti sudah ada dari pemerintah, ya kami akan comply," ujarnya saat ditemui KompasTekno di sela-sela acara media gathering di Jakarta, Rabu (3/2/2016).

"Dari FirstMedia juga tidak akan memblokir, kecuali kalau pemerintah sudah melarang," imbuh pria yang juga menjabat Director of Corporate Sales First Media itu.

Menurut Dicky, keberadaan Netflix justru berdampak positif bagi Bolt karena mampu mendorong peningkatan konsumsi data, apalagi jika konten yang ditayangkan memiliki resolusi high definition (HD).

Dia pun berharap, layanan asal Amerika Serikat itu bisa tetap ada di Indonesia dan benar-benar mengikuti aturan pemerintah dengan membentuk badan hukum tetap.

"Ada kenaikan traffic dari Netflix, lebih kurang 10 persen, meskipun sebenarnya paling banyak masih dari YouTube," ujarnya.

Konsumsi data pun otomatis meningkat jika mereka melakukan streaming video, baik melalui Netflix maupun YouTube.

Film beresolusi HD di Netflix dengan permintaan kecepatan 8 Mbps akan mengonsumsi data hingga hitungan GB per jam. Konsumsi data itu masih bisa membengkak bila pengguna memilih resolusi 4K yang meminta kecepatan 25 Mbps.

"Kalau dari YouTube biasanya di kisaran 700 MB saja," pungkasnya.

Tentunya, semakin tinggi tingkat konsumsi data, maka frekuensi pembelian paket data baru juga bisa saja meningkat.

Sekadar diketahui, Netflix baru masuk ke Indonesia awal Januari ini. Perdebatan sempat muncul karena adanya pemblokiran oleh salah satu operator Tanah Air. Alasan pemblokiran tersebut karena Netflix belum mengikuti aturan dari pemerintah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

Gadget
Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Gadget
Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Gadget
Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Gadget
Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Software
Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Gadget
'Star Wars Battlefront II' Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

"Star Wars Battlefront II" Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

Software
Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

e-Business
Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Internet
Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Gadget
Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Software
Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Gadget
Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Software
Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Gadget
Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads X