Google Sengaja Hapus Pemblokir Iklan Milik Samsung

Kompas.com - 05/02/2016, 10:17 WIB
The Next Web Browser Samsung Internet kini menyediakan kemampuan pemblokir iklan
KOMPAS.com - Aplikasi pemblokir iklan ( adblock) milik Samsung tidak bertahan lama di Google Play Store. Baru dirilis beberapa hari lalu, aplikasi bernama Adblock Fast ini sudah tidak terlihat di toko aplikasi khusus Android tersebut.

Setelah ditelisik lebih lanjut, ternyata aplikasi hasil kerja sama Samsung dengan perusahaan startup bernama Rocketship Apps ini memang sengaja dihapus oleh Google.

Menurut Brian Kennish, salah seorang developer di Rocketship, Google beralasan bahwa Adblock Fast melanggar peraturan nomor 4.4 dari Developer Distribution Agreement.

Inti dari peraturan tersebut, Google melarang adanya aplikasi atau plugin di Play Store yang mampu "mengganggu" perangkat, layanan, dan jaringan dari pihak ketiga.

"Saya telah me-review Adblock Fast, com.rocketshipapps.adblockfast, dan menemukan bahwa aplikasi ini melanggar section 4.4 dari Developer Distribution Agreement. Aplikasi tertentu ini telah di non-aktifkan karena melanggar peraturan," tulis Google kepada Rocketship.

Belum jelas

Masih belum terlalu jelas bagian mana dari aplikasi tersebut yang dianggap mengganggu pihak ketiga. Google sendiri telah mengaku kepada The Verge, yang dikutip oleh KompasTekno, Kamis (4/2/2016), bahwa pihaknya memang telah menghapus Adblock Fast dari toko Google Play.

Meskipun begitu, raksasa internet ini enggan menyebutkan alasan yang pasti di balik kebijakannya tersebut.

Berbagai asumsi pun bermunculan setelah kejadian tersebut. Banyak yang menduga bahwa Google sebenarnya tidak menginginkan adanya aplikasi yang memblokir iklan di Android. Pasalnya, salah satu pendapatan besar Google memang berasal dari iklan.

Menariknya, setelah Adblock Fast dihapus dari Play Store, mulai bermunculan aplikasi adblock lainnya. Dua di antaranya adalah Crystal dan Adblock Plus.

Dua aplikasi tersebut pun masih hadir di Play Store. Tidak diketahui apakah Google belum mengetahui keberadaan keduanya atau hanya Adblock Fast yang dianggap melanggar satu peraturan tertentu.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


PenulisDeliusno
EditorOik Yusuf
SumberThe Verge
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X