Line Cabut Stiker "LGBT" dari Indonesia

Kompas.com - 11/02/2016, 09:48 WIB
Contoh sticker dalam jejaring sosial Line. istimewaContoh sticker dalam jejaring sosial Line.
|
EditorOik Yusuf

KOMPAS.com - Stiker bernuansa gay pada aplikasi Line tak lagi bisa diakses di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo Ismail Cawidu.

"Saat ini sudah difilter oleh pihak Line," kata dia, Rabu (10/2/2016) malam, melalui pesan singkat. Menurut Ismail, pihak Line cukup kooperatif mendengar masukan dari pemerintah.

Di satu sisi, kata dia, Line menghargai karya-karya yang dibuat para kreator di manapun termasuk Indonesia. Namun di sisi lain, Line juga memahami norma, adat, dan agama yang berlaku di tanah air.

Dengan ini, Kemenkominfo mengapresiasi pihak Line Indonesia dalam menyikapi polemik yang timbul akibat stiker bernuansa gay.

"Khususnya kekhawatiran kaum ibu terhadap anak-anak atas adanya pengaruh negatif dari beredarnya stiker semacam LGBT tersebut (bisa teratasi)," ia menuturkan.

Diketahui, beberapa hari lalu muncul gambar-gambar sepasang pria yang menunjukkan kemesraan antara satu sama lain dalam stiker Line.

Kemunculan stiker itu memicu perbincangan di dunia maya karena dianggap mengkampanyekan aktivitas lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) kepada para pengguna Line, yang lebih banyak berusia remaja.

Selain Line, emoji WhatsApp pun menunjukkan gelagat serupa. Ada beberapa stiker yang menggambarkan keakraban sesama jenis antara perempuan dengan perempuan serta pria dengan pria.

Kemenkominfo menjanjikan akan segera menghubungi pihak WhatsApp. Pasalnya, tak hanya Line, semua media sosial pun harus taat pada nilai dan norma yang dipegang masyarakat.

"Kami akan segera menghubungi pihak WhatsApp agar melakukan hal yang sama (penyaringan)," kata dia.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X