Kompas.com - 13/02/2016, 15:09 WIB
Logo Twitter di depan kantornya di San Francisco, AS. istLogo Twitter di depan kantornya di San Francisco, AS.
|
EditorOik Yusuf

Contohnya seperti yang terjadi Februari tahun lalu di Istora Senayan, antara dua pengguna Twitter yang menyerang dan membela kebijakan Presiden soal mobil Proton.

Suasana seperti itu, menurut blogger Enda Nasution, membuat para pengguna Twitter merasa tak betah, lalu menarik diri dan melompat ke aneka layanan online lain yang banyak tersedia.

Memang, ada banyak pihak yang memanfaatkan Twitter untuk menyalurkan aneka konten berguna buat para penggunanya. Institusi pemerintah dan Presiden Joko Widodo sendiri, misalnya, kerap berkicau di Twitter untuk menyampaikan pengumuman.

Lalu ada juga akun TMC Polda Metro Jaya yang mengicaukan informasi lalu lintas secara rutin untuk membantu para pengendara dan warga kota yang berlalu-lalang.

Tapi pengamat teknologi Aulia Masna menilai hal-hal ini masih terlalu pasif untuk para pengguna muda.

"Orang-orang menggunakan media sosial untuk mencari hiburan dan bersenang-senang," katanya. "Sementara Twitter di Indonesia lebih dikenal sebagai alat pencari berita serta ajang debat dan politik. Jadi layanan ini menarik kalangan serius yang berusia lebih tua."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Reuters

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.