Jokowi Ajak Pulang Kampung Penghuni Silicon Valley

Kompas.com - 18/02/2016, 06:31 WIB
Presiden Joko Wido bersama Ibu Iriana tampak berjalan bersama dengan pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg. Jokowi mengunjungi kantor Facebook dalam rangkaian kunjungan ke Amerika Serikat untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-AS yang berlangsung pada 15-16 Februari 2016. KOMPAS/SONYA HELEN SINOMBORPresiden Joko Wido bersama Ibu Iriana tampak berjalan bersama dengan pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg. Jokowi mengunjungi kantor Facebook dalam rangkaian kunjungan ke Amerika Serikat untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-AS yang berlangsung pada 15-16 Februari 2016.
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Dalam kunjungan ke Amerika Serikat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat bertemu dengan diaspora Indonesia di San Francisco, yang mencakup juga para pekerja teknologi di Silicon Valley.

Dalam kesempatan itu, Jokowi sempat meminta talenta Indonesia di sana untuk "pulang kampung". Diharapkan pulangnya mereka bisa membantu pengembangan ekonomi digital di Tanah Air.

"Pulang saja. Menjadi seorang enterpreneur itu perlu berjuang dan pengalaman di Silicon Valley menjadi nilai tambah," ujar Jokowi di acara tersebut, seperti dikutip KompasTekno dari laporan tim Kemenkominfo yang turut hadir di sana.

Beberapa hal pun dikatakan sedang disiapkan pemerintah untuk "menyambut" mereka.

Menurut Jokowi saat ini pemerintah sedang berbenah. Berbagai hal yang kurang tetap dikejar untuk tumbuh, jaringan komunikasi digelar hingga ke pelosok dan diharapkan bisa memperbesar kesempatan bisnis.

"Nilai bisnis ini yang besar jangan sampai hanya dimanfaatkan negara-negara lain saja. Ini kesempatan buat anak muda, saat ini peluangnya. Kalau nanti-nanti mungkin akan semakin sulit," terang Jokowi.

Jokowi juga menyebut-nyebut program untuk meningkatkan jumlah wirausahawan bidang teknologi, yang kerap disebut teknopreneur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu strateginya adalah melahirkan 1.000 startup dalam waktu lima tahun. Artinya, 200 teknopreneur per tahun.

Presiden pun berjanji mempermudah pengurusan izin usaha startup agar para investor tertarik masuk.

Roadmap E-Commerce

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X