Facebook Ketahuan Bakal Sisipkan Iklan di Messenger

Kompas.com - 19/02/2016, 12:13 WIB
Ilustrasi. istIlustrasi.
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Pengguna aplikasi pesan instan Facebook Messenger sebentar lagi akan kebanjiran iklan. Hal ini terindikasi dari rencana raksasa media sosial itu yang ingin membuat brand bisa mengirimkan pesan langsung ke pengguna.

Pesan yang dimaksud bukan obrolan sehari-hari ala seorang teman akrab, melainkan berbagai jenis iklan yang sedang dikampanyekan oleh pemilik merek.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari TechCrunch, Jumat (19/2/2016), rencana tersebut dikonfirmasi melalui bocoran sebuah dokumen penawaran yang dikirim ke perusahaan-perusahaan pemasang iklan di Facebook.

Untungnya tak sembarang obrolan bisa diselipkan iklan. Bocoran dokumen mencantumkan bahwa perusahaan hanya bisa mengirim pesan berisi iklan pada orang yang sebelumnya sudah pernah membuka obrolan dengan mereka.

Dokumen itu juga mengungkap bahwa Facebook diam-diam merilis tautan fb.com/msg/ yang langsung membuka lapak obrolan dengan akun perusahaan.

Pantauan KompasTekno, tautan tersebut belum bisa dibuka dari Indonesia. Tapi Facebook sendiri sudah mengonfirmasi eksistensi URL yang dimaksud.

Kembali ke persoalan iklan, sebelumnya Facebook mengatakan enggan berkomentar mengenai rumor dan mengaku tetap memegang teguh niat membuat Messenger jadi aplikasi yang berkualitas.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami tak mau mengomentari spekulasi. Intinya, tujuan kami mengembangkan Messenger adalah demi memberikan pengalaman menarik dan berkualitas tinggi pada 800 juta orang di seluruh dunia. Termasuk mencegah pesan yang tak diharapkan masuk ke inbox mereka," ujar juru bicara perusahaan.

Toh bila bocoran mengenai iklan ini benar, hanya akan mengonfirmasi bahwa sebenarnya tak ada yang gratis di Facebook.

Bila muncul iklan di Messenger, CEO Facebook Mark Zuckerberg sendiri bisa dikatakan sudah melanggar janji.

"Saya pribadi tak berpikir bahwa iklan merupakan cara terbaik melakukan monetisasi di aplikasi berkirim pesan," ujar Zuckerberg pada 2014 lalu ketika Facebook baru saja membeli WhatsApp.



Sumber TechCrunch
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X