Kompas.com - 24/02/2016, 11:37 WIB
|
EditorReza Wahyudi
BARCELONA, KOMPAS.com - Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge baru saja diluncurkan di Barcelona, Spanyol. Yang menarik kedua smartphone Android tersebut ternyata dirakit di Cikarang, Jawa Barat.

Hal itu dikemukakan oleh Director Marketing Mobile Samsung Indonesia Vebbyna Kaunang.

"Iya benar, Galaxy S7 dirakit di pabrik kami di Cikarang," kata Vebbyna kepada jurnalis KompasTekno, Fatimah Kartini, Rabu (24/2/2016) dini hari di Hamad International Airport, Doha.

Menurut Vebbyna, perakitan ponsel Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge yang dikerjakan di Cikarang itu sebagai bentuk kepatuhan Samsung terhadap aturan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah.

"Kita tidak pernah ada masalah dengan TKDN. Kami selalu ikuti pemerintah. Waktu ada aturan itu kami langsung bikin pabrik," kata Vebbyna.

"Apa pun yang ditetapkan pemerintah kami ikut, mau 30 persen atau berapa persentasenya akan kami turuti," lanjutnya.

Ditambahkannya, membuka pabrik perakitan di sebuah negara merupakan bentul imbal balik Samsung, bukan hanya di Indonesia saja namun juga di beberapa negara lain.

"Bikin pabrik kan juga berarti kami menambah lapangan pekerjaan," pungkasnya.

Galaxy S7 dan S7 Edge resmi meluncur pada Minggu (21/2/2016) dalam sebuah acara sehari sebelum pelaksanaan acara tahunan Mobile World Congress 2016.

Galaxy S7 dan S7 Edge memiliki spesifikasi yang hampir mirip hanya berbeda soal ukuran dan bentuk layar. Galaxy S7 memiliki bentang layar 5,1 inci, sedangkan S7 Edge layar 5,5 inci yang melengkung

Kedua smartphone tersebut dibekali Samsung dengan spesifikasi canggih, seperti prosesor Snapdragon 820, RAM 4GB, dan kamera 12 megapiksel dengan teknologi Dual Pixel.

Yang menariknya Galaxy S7 dan S7 Edge adalah kembalinya slot ekspansi memori microSD dan fitur anti-air yang sempat dicabut dari Galaxy S6.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.