Mulai Hari Ini, Ada "Petir" di Hasil Pencarian Google

Kompas.com - 25/02/2016, 14:19 WIB
Google mengumumkan pemakaian logo baru pada Selasa (2/9/2015). GoogleGoogle mengumumkan pemakaian logo baru pada Selasa (2/9/2015).
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Ada yang berbeda dengan tampilan hasil pencarian Google hari ini. Beberapa hasil pencarian Google dilengkapi dengan logo bergambar petir bertuliskan "AMP".

AMP akronim dari Accelerated Mobile Pages, merupakan proyek Google yang bertujuan mempercepat akses ke laman sebuah situs mobile. Situs yang mengaplikasikan AMP bisa diakses dengan lebih cepat dan hemat data ketimbang situs standar.

Per hari ini, Kamis (25/2/2016), Google secara resmi meluncurkan AMP untuk pengguna gadget mobile di Indonesia.

Untuk mengakses AMP, caranya sangat mudah, pengguna tinggal mengetik kata atau subjek yang ingin dicari di kotak pencarian. Kemudian, seperti biasa, Google akan menampilkan beberapa hasil pencarian yang ditandai dengan tanda petir.

Google Hasil pencarian menunjukkan beberapa situs dengan AMP
Lantas, apa bedanya dengan hasil pencarian tanpa "AMP"? Coba saja klik salah satu hasil pencarian dengan kata AMP.

Ya, ternyata situs yang sudah menggunakan AMP bisa dibuka jauh lebih cepat dari hasil pencarian lain.  

“Sekarang saat Anda mencari sebuah berita atau topik di Google melalui perangkat mobile, laman web relevan yang dibuat menggunakan AMP akan muncul. Berita yang Anda pilih akan dimuat dengan sangat cepat, dan Anda akan merasakan mudahnya membaca seluruh artikel tanpa harus menunggu waktu loading yang lama,” ujar Rudy Galfi, Product Manager, AMP, seperti KompaTekno rangkum dari keterangan resmi, Kamis (25/2/2106).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apakah sebenarnya AMP itu? Ia merupakan proyek open source (www.ampproject.org) yang diumumkan secara global untuk pertama kalinya pada Oktober 2015 lalu.

Dalam kurun waktu empat bulan, ratusan penerbit, perusahaan teknologi, dan iklan telah bekerja bersama-sama untuk mengembangkan mobile web yang lebih baik bagi semua orang.

Hasil awal dari AMP menunjukkan bahwa laman web yang diperkuat dengan AMP akan dimuat 4 kali lebih cepat dan 10 kali lebih hemat data.

Hasil penelusuran Google berbasis AMP ini sudah bisa dinikmati di Indonesia. Salah satu penerbit konten yang telah mengaplikasikan teknologi AMP ini adalah Kompas.com.

Coba saja googling di ponsel dengan kata kunci "Kalijodo", akan tampil beberapa tautan ke situs berita Kompas.com yang bertanda petir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X