Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/02/2016, 09:15 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

BARCELONA, KOMPAS.com - Di saat sebagian besar penduduk dunia masih belum bisa menikmati internet cepat 4G LTE atau bahkan 3G, para pelaku industri telekomunikasi di ajang Mobile World Congress (MWC) 2016 sudah ramai membahas soal teknologi wireless generasi ke-5 alias 5G, termasuk Qualcomm.

“5G adalah evolusi berikutnya dari teknologi seluler yang memungkinkan kecepatan lebih tinggi dan latency lebih rendah. Industri internet hingga smart city bakal memperoleh manfaat dari teknologi 5G,” ujar CEO Qualcomm Steve Mollenkopf dalam hari pertama gelaran MWC 2016, minggu lalu.

Qualcomm adalah salah satu pelaku industri telekomunikasi yang aktif mengembangkan teknologi seluler untuk digunakan di jaringan 5G. Perusahaan ini menargetkan bakal menggelar uji lapangan untuk 5G pada 2018. Layanan komersil diharapkan sudah bisa dimulai dua tahun setelahnya, pada 2020.

“Kami akan memimpin transisi ke 5G seperti yang kami lakukan dengan 4G dan 3G. Sulit untuk menjadi pemain 5G yang kuat kalau Anda tak membangun dari kesuksesan 4G. Kami akan memasuki era 5G dengan dukungan para partner yang sudah bemitra di 4G,” imbuh Mollenkopf.

Standar teknologi belum sama

Berbeda dari teknologi seluler sebelumnya, hingga kini masih belum ada kesepakatan soal standar seperti apa yang bakal dipakai untuk menggelar jaringan 5G di masa depan, termasuk soal frekuensi mana yang bisa digunakan.

Secara teori, jaringan 5G nantinya bakal memungkinkan kecepatan transfer sangat tinggi, mencapai 10-50 gigabit per detik atau jauh lebih tinggi dibandingkan kecepatan 4G LTE saat ini yang “hanya” mencapai kisaran ratusan megabit per detik.

Untuk mewujudkan hal tersebut, para pelaku industri menawarkan solusi masing-masing. Ericsson, misalnya, menciptakan radio 5G dengan teknologi Multi-UserMultiple Input Multiple Output (MU-MIMO) untuk mencapai kecepatan hingga 25 Gbps.

Adapun Qualcomm bereksperimen membuat sebuah “unified technology” yang mengintegrasikan beberapa teknologi berbeda ke dalam satu base station. Teknologi dimaksud mencakup penggunaan 5G di frekuensi di bawah 6 GHz dan di atas 6 GHz, serta milimeter wave dengan frekuensi tinggi 28 GHz atau lebih.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Senior Director Product Management Qualcomm Sanjeev Athalye menjelaskan cara kerja teknologi millimeter wave Qualcomm

“Untuk millimetre wave, kami menggunakan banyak base station yang bisa melakukan handover ke satu dan yang lainnya agar handset selalu berada dalam line of sight yang diperlukan oleh teknologi ini,” sebut Senior Director Product Management Qualcomm Sanjeev Athalye.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video: Hands-on Samsung Galaxy Tab A7 Lite Wi-Fi, Tablet Ringan dengan Harga Terjangkau

Video: Hands-on Samsung Galaxy Tab A7 Lite Wi-Fi, Tablet Ringan dengan Harga Terjangkau

Gadget
7 Cara Mengatasi Delay atau Lag saat Mengetik di Windows

7 Cara Mengatasi Delay atau Lag saat Mengetik di Windows

Hardware
Solusi Smart Manufacturing Telkomsel Percepat Digitalisasi Perusahaan

Solusi Smart Manufacturing Telkomsel Percepat Digitalisasi Perusahaan

Internet
Berpikir Komputasional: Pengertian dan Empat Pondasinya

Berpikir Komputasional: Pengertian dan Empat Pondasinya

Internet
Cara Cek Pulsa XL Terbaru Pakai Nomor *808#, Bukan Lagi *123#

Cara Cek Pulsa XL Terbaru Pakai Nomor *808#, Bukan Lagi *123#

Internet
Cara Mengaktifkan Roaming XL buat Akses Internet saat Bepergian ke Luar Negeri

Cara Mengaktifkan Roaming XL buat Akses Internet saat Bepergian ke Luar Negeri

e-Business
5G In The Box Telkomsel, Solusi Jaringan Privat di Mana Saja

5G In The Box Telkomsel, Solusi Jaringan Privat di Mana Saja

e-Business
Perbedaan Kamera di Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra

Perbedaan Kamera di Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra

Gadget
ChatGPT Layani 13 Juta Pengguna dalam Sehari

ChatGPT Layani 13 Juta Pengguna dalam Sehari

Internet
Samsung Galaxy S23 Ultra Vs Galaxy S22 Ultra, Apa Saja Peningkatannya?

Samsung Galaxy S23 Ultra Vs Galaxy S22 Ultra, Apa Saja Peningkatannya?

Gadget
4 Cara Mengatasi Printer “Operaiton Failed with Error 0x00011b” di Windows 10

4 Cara Mengatasi Printer “Operaiton Failed with Error 0x00011b” di Windows 10

Software
Ini Dia Kelebihan Kamera 200 MP Milik Samsung Galaxy S23 Ultra

Ini Dia Kelebihan Kamera 200 MP Milik Samsung Galaxy S23 Ultra

Gadget
35 Link Download Twibbon Dies Natalis HMI ke-76, Lengkap dengan Tema dan Logonya

35 Link Download Twibbon Dies Natalis HMI ke-76, Lengkap dengan Tema dan Logonya

Internet
2 Cara Tanda Tangan Digital di PDF dengan Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan

2 Cara Tanda Tangan Digital di PDF dengan Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan

e-Business
Mulai Hari Ini Jam 14.00, Ini 2 Cara Beli Tiket Konser NCT Dream di Jakarta via Livin Mandiri dan Loket.com

Mulai Hari Ini Jam 14.00, Ini 2 Cara Beli Tiket Konser NCT Dream di Jakarta via Livin Mandiri dan Loket.com

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.