Kesempatan Langka, Mengintip Isi Pesawat Uji Airbus A350 XWB

Kompas.com - 01/03/2016, 07:52 WIB
Kabin dalam pesawat Airbus A350, kepala penumpang dewasa yang berdiri di tengah kabin tidak sampai menyentuh overhead bin. Reska K. Nistanto/KOMPAS.comKabin dalam pesawat Airbus A350, kepala penumpang dewasa yang berdiri di tengah kabin tidak sampai menyentuh overhead bin.
|
EditorWicak Hidayat

"Biasanya kalau pasangan itu mesranya hanya saat pacaran saja, kalau sudah menikah inginnya duduk terpisah, Airbus tahu kok," canda perwakilan Airbus.

Alasan sebenarnya, kursi tersebut ditata sedemikian rupa agar memiliki ruang yang lega untuk kaki, agar bisa selonjor. Kursi juga bisa dijadikan tempat tidur rata (flatbed) 203 cm dengan desain tersebut.

Inflight entertainment (IFE) di kelas ini tentunya memiliki layar yang lebih besar dibandingkan dengan di kelas Ekonomi, sekitar 17 inci.

Kesan lega dan lapang

Airbus juga memeragakan bahwa orang yang duduk atau berdiri di tepi/jendela (window's seat) akan merasakan sensasi seperti bersandar di dinding yang nyaris rata, tidak melengkung seperti di kebanyakan desain pesawat saat ini.

Desain jendela pun kini didesain lebih lebar. Window shade juga bisa diatur menjadi tiga mode, yaitu terbuka penuh, terbuka sebagian, dan tertutup penuh.

Sementara untuk baris tengah, ruang untuk kepala tersisa cukup lega jika penumpang berdiri, sehingga tidak perlu menunduk.

Overhead bin (bagasi di atas kursi) juga diklaim Airbus mampu menampung kapasitas lebih besar dibanding pesawat kelas A330 saat ini.

Yang perlu diingat, desain kabin berikut penataan kursi yang dimiliki A350 MSN 002 ini hanya sebagai desain referensi dari Airbus saja. Desain yang dimiliki maskapai bisa berbeda, disesuaikan dengan kebutuhan maskapai.

Bisa jadi ada yang meminta konfigurasi 3 kelas (First Class, Business Class, Economy), ada yang 2 kelas (Business, Economy), atau bahkan All Economy.

Seperti A350 milik maskapai Qatar Airways yang juga sempat dijajal oleh KompasTekno, maskapai tersebut memilih menggunakan desain kursi Super Diamond di kelas Bisnis dengan pengaturan kursi yang menyamping (reverse herringbone).

Reska K. Nistanto/KOMPAS.com Konfigurasi kursi di kelas Bisnis Qatar Airways A350.
Tergantung pada model dan konfigurasi juga, secara total A350 bisa mengangkut sekitar 300-an penumpang.

Airbus juga memperkenalkan pencahayaan kabin yang telah menggunakan tata lampu LED yang lebih hemat daya. Lampu ini diklaim bisa memancarkan lebih dari 16 juta kombinasi warna.

Demikian tur kabin pesawat Airbus A350 versi test aircraft. Khusus untuk bagian kokpit, KompasTekno akan membahasnya dalam tulisan yang terpisah.

Reska K. Nistanto/KOMPAS.com Airbus A350 XWB.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.