India Mengejutkan, iPhone Justru Lebih Laku dari Xiaomi

Kompas.com - 03/03/2016, 20:09 WIB
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Lembaga riset IDC baru saja merilis laporan pangsa pasar smartphone di India. Hasilnya cukup mengejutkan. Ternyata di negara yang sedang berkembang tersebut, peranti Apple iPhone yang dikenal mahal justru mengalahkan ponsel-ponsel Xiaomi yang dikenal value for money.

Di saat tren global lebih banyak menerima ponsel-ponsel murah China dengan spesifikasi mumpuni, seperti buatan Xiaomi, OnePlus, Meizu, dan sebagainya, namun warga India justru memilih iPhone yang harganya di atas smartphone rata-rata.

Padahal selama ini, India dianggap oleh banyak vendor-vendor ponsel sebagai negara yang sedang berkembang dimana ponsel dengan harga murah dianggap bakal lebih laku.

indiatimes.com Pangsa pasar smartphone di India akhir kuartal 4 tahun 2015 versi IDC.
Menurut data IDC, di kuartal empat 2015, Apple menggeser Xiaomi di posisi ke-6 pangsa pasar smartphone di India dengan raihan pangsa pasar 4,6 persen, sementara Xiaomi hanya 3,5 persen.

Pangsa pasar lima tersbesar dimiliki oleh berturut-turut Samsung, Micromax, Lenovo-Motorola, Lava, and Intex, dimana Micromax, Lava, dan Intex ketiganya adalah brand lokal.

Yang lebih menarik lagi, menurut Indiatimes, kepopuleran Apple dibanding Xiaomi bukan hanya terjadi di kota-kota besar saja, melainkan di kota-kota penyangga seperti di kota lapis kedua dan ketiga.

Dikutip KompasTekno dari India Times, Kamis (3/3/2016), warga di India memiliki budaya membeli ponsel iPhone versi lama yang harganya turun saat iPhone baru diluncurkan.

Tingginya popularitas iPhone di India juga menandakan bahwa mereka lebih menyukai smartphone yang berkualitas dari segi spesifikasi, daya tahan, dan kemudahan dalam penggunaan.

Di China sendiri, Apple sempat mengalahkan Xiaomi di tahun 2014 lalu, namun Xiaomi kembali merebut posisi puncak pada akhir 2015, sementara Apple berada di posisi ketiga di belakang Huawei.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber IndiaTimes
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.