Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Seperti Ponsel 4G, Palapa Ring Juga Akan Kena TKDN

Kompas.com - 06/03/2016, 09:17 WIB
Yoga Hastyadi Widiartanto

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Aturan soal Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) atau konten lokal bukan cuma berlaku untuk ponsel 4G saja. Selanjutnya, aturan ini juga bakal diberlakukan untuk pengerjaan proyek Palapa Ring.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan aturan mengenai hal tersebut segera disusun. Kemungkinan baru akan diterapkan saat tender di Palapa Ring Paket Timur.

"Nanti akan diatur persentasenya, kita maunya semaksimal mungkin TKDN," pungkas Rudiantara usai penandatanganan proyek Palapa Ring Paket Tengah, di Gedung Kementerian Perekonomian, Jakarta, Jumat (4/3/2016).

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian Saleh Husin juga mengatakan harapannya agar aturan TKDN diterapkan ke tender Palapa Ring karena bakal memberikan berbagai keuntungan bagi Indonesia.

Menurutnya saat ini sudah ada 10 perusahaan yang bisa memproduksi kabel serat optik. Kabel ini merupakan salah satu kebutuhan utama dalam proyek Palapa Ring.

Dalam catatan Saleh seluruh perusahaan tersebut, tanpa merinci nama masing-masing perusahaan, sudah bisa memproduksi kabel serat optik hingga 1,6 juta kilometer per tahun.

"Kami berharap dari Kemenkominfo juga bisa memerintahkan jajaran di bawahnya agar bisa memakai produk dalam negeri untuk mendukung proyek tersebut," ujarnya.

"Kalau memakai produk dalam negeri bisa member nilai tambah dan memperbanyak jumlah tenaga kerja yang diserap," pungkasnya.

Soal TKDN tersebut, kedua menteri ini sepakat untuk membicarakan lebih lanjur, termasuk soal perusahaan-perusahaan dalam negeri yang sanggup memasok kabel serat optik.

Selain itu masih ada masalah yang harus dibenahi terkait pajak untuk kabel serat optik. Selama ini kabel serat optik lokal dikenai paak pertambahan nilai, sedangkan produk serupa yang diimpor justru bebas pajak.

Menurut kedua menteri tersebut, hal ini mesti dibenahi dulu sebelum akhirnya menerapkan aturan TKDN.

"Jika kebijakan itu bisa melindungi industri lokal, tentu akan kita dukung," pungkas Saleh.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Software
Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Software
Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Gadget
Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

e-Business
Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Software
Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

e-Business
Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

e-Business
Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Game
Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

e-Business
Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Software
Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

e-Business
Penjualan Sony PlayStation 5 Turun, Tapi Lebih Laris dari Xbox S/X

Penjualan Sony PlayStation 5 Turun, Tapi Lebih Laris dari Xbox S/X

Game
Google Umumkan Fitur Keamanan Baru di Android 15

Google Umumkan Fitur Keamanan Baru di Android 15

Software
Apa Itu Proyek Astra Google? Begini Gambaran dan Penggunaannya di Masa Depan

Apa Itu Proyek Astra Google? Begini Gambaran dan Penggunaannya di Masa Depan

Internet
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com