Kompas.com - 16/03/2016, 20:57 WIB
|
EditorReza Wahyudi

Artinya, lanjut Basuki, tidak ada yang fundamental atas teknologi 4G yang dipatenkan.

Dihubungi secara terpisah, Khoirul menyebut bahwa dia tidak pernah mengklaim sebagai "penemu 4G", tetapi menegaskan bahwa penelitian yang dikerjakan merupakan prinsip dasar berupa FFT yang berpasangan yang dipakai dalam pengiriman sinyal dari bumi ke satelit.

Bila ada teknologi 4G yang tidak memakai konsep dua FFT berarti memang bukan berdasar konsep yang dia kerjakan.

"Dalam seminar-seminar, panitia sering membuat spanduk tanpa seizin saya dan kadang terlambat untuk diperbaiki. Saya selalu menyampaikan kepada panitia untuk tidak ditulis sebagai penemu 4G, tetapi penemu teknik yang menjadi standar di ITU. Dalam curriculum vitae pun tidak pernah ada tulisan 4G LTE," tulis Khoirul.

Bila dianggap kesalahan atribusi atas "penemu 4G" ini dapat mencederai reputasi Indonesia di dunia internasional, Khoirul mengajak Basuki dan Eko untuk meluruskan hal ini secara utuh agar tidak muncul mispersepsi pada masa mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.